5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 06 Agu 2026 18:27 WIB
Presiden AS Donald Trump (dok. Getty Images via AFP/ALEX WONG)
Presiden AS Donald Trump (dok. Getty Images via AFP/ALEX WONG)
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dirinya lebih memilih untuk mencapai kesepakatan dengan Iran daripada mengambil tindakan militer. Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengisyaratkan bahwa Israel dapat mengambil tindakan militer sepihak terhadap Iran, tanpa keterlibatan AS.

Trump mengatakan dirinya lebih memilih kesepakatan "karena saya tidak ingin membunuh orang". Namun demikian, Presiden AS itu juga memperingatkan Teheran bahwa penggunaan kekuatan militer tetap menjadi opsi jika diplomasi gagal.

Sementara itu, Netanyahu menegaskan tekad Israel untuk mencegah Iran memiliki senjata nuklir, sembari mengisyaratkan bahwa aksi militer tetap menjadi opsi terlepas dari perkembangan diplomatik yang ada antara Teheran dan Washington.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Kamis (6/8/2026):

- Trump Akui Lebih Pilih Deal dengan Iran: Saya Tak Ingin Bunuh Orang

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dirinya lebih memilih untuk mencapai kesepakatan dengan Iran daripada mengambil tindakan militer. Namun Trump memperingatkan Teheran bahwa penggunaan kekuatan militer telah menjadi opsi jika diplomasi gagal.

"Saya lebih memilih untuk mencapai kesepakatan, karena saya tidak ingin membunuh orang," kata Trump dalam sebuah acara di Las Vegas, seperti dilansir Anadolu Agency, Kamis (6/8/2026).

Trump mengatakan bahwa AS sempat bersiap melancarkan serangan yang diklaimnya sebagai "serangan terbesar sejak Perang Dunia II", namun menunda rencana tersebut setelah para pejabat Iran meminta dilakukannya pembicaraan.

- Netanyahu Tegaskan Tolak Kesepakatan Gaza Usulan Trump

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menegaskan penolakannya terhadap kesepakatan perdamaian Gaza yang diusulkan sekutu dekatnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Netanyahu mengatakan pemerintahannya tetap berkomitmen pada "kebutuhan keamanan" di Jalur Gaza.

Kesepakatan Gaza yang diumumkan oleh Trump dan Dewan Perdamaian (Board of Peace) bentukannya pada 31 Juli lalu, mencakup roadmap terperinci untuk tahap berikutnya dari gencatan senjata Gaza, seperti pengaturan keamanan, administratif, dan transisi di Jalur Gaza, serta usulan jalur politik.

Kesepakatan yang didasarkan pada rencana perdamaian Gaza berisi 20 poin usulan Trump itu juga mengatur soal perlucutan senjata Hamas -- yang disebut oleh Hamas sebagai pengumpulan senjata berat tanpa keterlibatan Tel Aviv -- dan penarikan pasukan Israel secara bertahap dari Jalur Gaza.

- Presiden Iran Ungkap Komunikasi dengan Mojtaba Khamenei 'Sangat Sulit'

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengungkapkan bahwa komunikasi dengan pemimpin tertinggi negaranya, Mojtaba Khamenei, "sangat sulit pada saat ini". Namun Pezeshkian mengatakan bahwa dirinya dapat melakukan pertemuan yang produktif dengan pemimpin tertinggi Iran tersebut.

Mojtaba yang mengalami luka-luka akibat serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel yang memicu perang di Timur Tengah, belum muncul di hadapan publik sejak menggantikan mendiang ayahnya, yang tewas dalam serangan yang sama.

"Sangat sulit untuk berkomunikasi dengannya saat ini, namun bagaimanapun juga, keberadaannya merupakan sumber kekuatan yang sangat besar bagi kami untuk terus melangkah," kata Pezeshkian dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Kamis (6/8/2026),

- Netanyahu Isyaratkan Siap Serang Iran Sendirian Tanpa AS

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengisyaratkan bahwa Israel dapat mengambil tindakan militer sepihak terhadap Iran, tanpa keterlibatan sekutu dekatnya Amerika Serikat (AS).

Isyarat tersebut muncul saat upaya diplomatik sedang berlangsung antara Teheran dan Washington demi mencapai kesepakatan guna mengakhiri perang yang berkecamuk selama lima bulan terakhir.

Netanyahu, seperti dilansir Anadolu Agency dan Palestine Chronicle, Kamis (6/8/2026), mengisyaratkan kesiapan untuk bertindak dalam pernyataan terbarunya pada Rabu (5/8) waktu setempat.

- Trump Ribut dengan Menhan AS, Merasa Disesatkan Soal Pasokan Amunisi

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan terlibat perselisihan dengan Menteri Pertahanan (Menhan) AS Pete Hegseth dalam rapat kabinet terbaru. Trump disebut merasa disesatkan oleh Hegseth mengenai pasokan amunisi AS, yang akhir-akhir ini marak diberitakan semakin menipis akibat perang melawan Iran.

Perselisihan itu, seperti dilansir AFP dan Al Arabiya, Kamis (6/8/2026), dilaporkan oleh media terkemuka AS, The Washington Post, yang mengutip dua sumber yang mengetahui pembahasan dan perselisihan yang terjadi.

Cekcok tersebut terjadi pekan lalu di sela-sela rapat kabinet pemerintahan Trump yang digelar di Camp David, tempat peristirahatan kepresidenan di Maryland.

Tonton juga Video Terpopuler Sepekan: Tendangan Kungfu di Piala Soeratin-Staf KPK Kena OTT

Halaman 2 dari 2
(nvc/nvc)


Berita Terkait