Bertemu Putin, Presiden Iran Apresiasi Dukungan Rusia Selama Perang Lawan AS

Bertemu Putin, Presiden Iran Apresiasi Dukungan Rusia Selama Perang Lawan AS

Yulida Medistiara - detikNews
Rabu, 02 Sep 2026 10:21 WIB
In this pool photograph distributed by the Russian state agency Sputnik, Russias President Vladimir Putin and Irans President Masoud Pezeshkian hold a meeting on the sidelines of the Shanghai Cooperation Organisation (SCO) summit in Bishkek on Sept
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengadakan pertemuan di sela-sela KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) di Bishkek pada 1 September 2026. (Foto: AFP/KRISTINA SOLOVYOVA)
Jakarta -

Presiden Iran Masoud Pezeshkian bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di sela-sela KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai di Kirgistan. Pezeshkian menyampaikan terima kasih kepada Putin atas sikap Moskow selama perang di Timur Tengah.

"Kami menghargai dan berterima kasih atas sikap Anda di setiap tahapan, baik selama masa pertempuran dan tindakan agresi berlangsung, maupun dalam keadaan normal saat Amerika Serikat menjatuhkan sanksi kepada kami, baik di Perserikatan Bangsa-Bangsa maupun di forum-forum internasional," ujar Pezeshkian kepada Putin, dilansir AFP, Rabu (2/9/2026).

"Hal ini menunjukkan bahwa hubungan kita adalah hubungan strategis; bukan hubungan biasa," tambahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertemuan tersebut merupakan pertemuan pertama mereka sejak konflik di Timur Tengah pecah. Diketahui, Moskow telah mempererat hubungan militer dan ekonomi secara signifikan dengan Iran sejak meluncurkan invasi skala penuh ke Ukraina.

Dalam pernyataan pihak Kepresidenan Iran sebelumnya menyebut kedua pemimpin "meninjau hubungan bilateral". Keduanya juga membahas cara-cara untuk memperkuat serta memperluas kerja sama di berbagai bidang.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, dalam pertemuan di Saint Petersburg pada akhir April, Putin mengatakan kepada Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi bahwa Moskow akan melakukan "segala upaya" untuk membantu mewujudkan perdamaian di Timur Tengah.

Pezeshkian dan Putin terakhir kali bertemu dalam sebuah KTT di Turkmenistan pada bulan Desember 2025.

Diketahui, perang antara Iran dan Amerika Serikat meletus pada 28 Februari akibat serangan AS-Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Republik Islam tersebut, Ayatollah Ali Khamenei, beserta sejumlah pejabat tinggi militer.

Iran membalas dengan serangan di berbagai wilayah seiring meluasnya konflik. Sejak saat itu, Teheran memblokade Selat Hormuz yang merupakan jalur vital pasokan energi global, sementara AS menerapkan blokade tandingan melalui angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Gencatan senjata pada 8 April mengakhiri pertempuran paling sengit, namun serangan sporadis, terutama di dekat Selat Hormuz telah meredupkan prospek tercapainya kesepakatan damai permanen. AS baru-baru ini beralih pada kampanye yang mereka sebut sebagai "pencekikan ekonomi" terhadap Iran.

Lihat juga Video 'Pezeshkian Apresiasi Dukungan Putin untuk Iran':

(yld/imk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini