×
Ad

Inggris Larang Garda Revolusi, Iran Marah dan Ancam Pembalasan!

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 16 Jul 2026 11:05 WIB
Pasukan Garda Revolusi Iran (Foto: dok. AFP)
Jakarta -

Kementerian Luar Negeri Iran memanggil duta besar Inggris untuk Teheran guna memprotes larangan terhadap Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). Teheran bersumpah bahwa langkah tersebut "tidak akan dibiarkan begitu saja".

"Menyusul tindakan tidak beralasan pemerintah Inggris dalam memasukkan nama Korps Garda Revolusi Islam di bawah 'Undang-Undang Pencegahan Ancaman Negara', Hugo Shorter, duta besar Inggris untuk Teheran, dipanggil hari ini, Rabu... di Kementerian Luar Negeri," kata kantor berita pemerintah Iran, IRNA, dilansir AFP, Kamis (16/7/2026).

Ditambahkan bahwa langkah tersebut akan "dibalas dengan respons timbal balik dan tegas dari Iran".

Sebelumnya, pemerintah Inggris pada hari Senin lalu mengumumkan rencana untuk melarang Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) karena dianggap sebagai ancaman terhadap keamanan nasional, bersama dengan sebuah kelompok terkait Iran yang dituduh melakukan serangkaian serangan terhadap komunitas Yahudi.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan pada hari Senin lalu, bahwa "siapa pun yang terbukti mendukung atau membantu kelompok-kelompok ini sekarang akan menghadapi hukuman hingga 14 tahun penjara".

Rancangan undang-undang soal larangan tersebut akan diajukan ke parlemen minggu ini.

Kelompok-kelompok yang dilarang juga akan mencakup proksi dan relawan dari badan intelijen militer Rusia, GRU, dan Gerakan Islam Sahabat Kanan, sebuah kelompok yang terkait dengan Iran, yang telah mengklaim serangan terhadap properti Yahudi di London, ibu kota Inggris.




(ita/ita)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork