Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Marco Rubio membela Presiden Donald Trump ketika salah satu anggota DPR AS, Ted Lieu, mengkritik Presiden AS itu yang ketiduran saat rapat kabinet. Rubio menegaskan dirinya tidak pernah melihat Trump tidur saat rapat.
Perdebatan sengit antara Rubio dan Lieu itu, seperti dilansir media AS, The Hill, Jumat (5/6/2026), terjadi dalam rapat Komite Hubungan Luar Negeri pada House of Representatives (HOR) atau DPR AS yang digelar pada Rabu (3/6) waktu setempat.
Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Jumat (5/6/2026):
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Trump Ancam Netanyahu Lewat Istrinya untuk Cegah Israel Serang Beirut
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan telah mengancam Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu, melalui istrinya Sara Netanyahu, dalam upaya mencegah serangan Israel terhadap area pinggiran selatan Beirut, ibu kota Lebanon, beberapa waktu lalu.
Informasi tersebut, seperti dilansir Middle East Monitor, Jumat (5/6/2026), disampaikan oleh seorang pengusaha Israel bernama Roni Mani dan dilaporkan oleh situs berita berbahasa Ibrani, Walla. Mani mengklaim dirinya menerima informasi itu dari seseorang yang disebutnya sebagai sumber senior Gedung Putih.
Menurut Mani, sumber senior Gedung Putih itu mengungkapkan kontak yang terjadi antara Trump dan Sara Netanyahu.
- Palestina Minta Trump Setop Israel Caplok Wilayahnya
Otoritas Palestina meminta Amerika Serikat (AS) untuk menghentikan aneksasi atau pencaplokan yang dilakukan oleh Israel terhadap wilayah-wilayahnya.
Presiden AS Donald Trump diyakini mampu untuk menghentikan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu melanjutkan pencaplokan tersebut.
"Saya mengetahui bahwa Presiden Trump mampu, dan dia memiliki sarana untuk menghentikan Netanyahu, agar seluruh kawasan tidak terus berada dalam kekacauan...dan untuk bergerak ke arah perdamaian dan keadilan, itulah sebabnya sebagian besar dari kita bekerja sama dengan mereka," kata Duta Besar Palestina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Riyad Mansour kepada pers, seperti dilansir AFP, Jumat (5/6/2026).
- Trump Ngomel-ngomel Usai DPR Batasi Kewenangannya di Perang Iran
Presiden Amerika Serikat Donald Trump geram mengecam pemungutan suara di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS yang berupaya membatasi kewenangannya dalam perang melawan Iran. Trump menyebut langkah "tidak patriotik" tersebut mengganggu negosiasi dengan Teheran.
Pemungutan suara yang sebagian besar bersifat simbolis itu terjadi "tepat di tengah-tengah negosiasi terakhir saya untuk mengakhiri Perang dengan Republik Islam Iran," tulis Trump dalam sebuah unggahan di platform Truth Social miliknya.
"Siapa yang akan melakukan hal yang tidak patriotik seperti itu? Mereka tahu bagaimana negosiasi berjalan," cetusnya, dilansir kantor berita AFP, Jumat (5/6/2026).
- AS Beri Dukungan Presiden Bolivia yang Didesak Mundur Rakyatnya
Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyampaikan dukungan untuk Presiden Bolivia Rodrigo Paz yang didesak mundur oleh rakyatnya dalam aksi-aksi demo beberapa minggu terakhir di negara tersebut.
Washington, seperti dilansir AFP, Jumat (5/6/2026), juga menawarkan bantuan darurat kepada otoritas Bolivia, sembari memperingatkan agar tidak ada upaya untuk menggulingkan pemerintah.
Pernyataan dukungan ini disampaikan AS ketika Paz sedang menghadapi gelombang unjuk rasa yang melumpuhkan berbagai wilayah Bolivia, dan seruan agar dirinya mengundurkan diri.
- Menlu AS-Anggota DPR Ribut Bahas Trump Ketiduran Saat Rapat
Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Marco Rubio membela Presiden Donald Trump ketika salah satu anggota DPR AS, Ted Lieu, mengkritik Presiden AS itu yang ketiduran saat rapat kabinet. Rubio menegaskan dirinya tidak pernah melihat Trump tidur saat rapat.
Perdebatan sengit antara Rubio dan Lieu itu, seperti dilansir media AS, The Hill, Jumat (5/6/2026), terjadi dalam rapat Komite Hubungan Luar Negeri pada House of Representatives (HOR) atau DPR AS yang digelar pada Rabu (3/6) waktu setempat.
"Itu salah. Saya belum pernah melihatnya (Trump-red) tertidur. Sebaliknya, dia tidak tidur, yang menjadi masalah besar karena dia menelepon saya pukul 02.00 pagi," kata Rubio kepada para anggota parlemen AS, ketika ditanya oleh Lieu soal apakah dirinya pernah melihat Trump tertidur selama rapat kabinet.
Tonton juga Video: Terpopuler Sepekan: Sapi Kurban Prabowo-Israel Masuk Daftar Hitam PBB











































