Menlu AS-Anggota DPR Ribut Bahas Trump Ketiduran Saat Rapat

Menlu AS-Anggota DPR Ribut Bahas Trump Ketiduran Saat Rapat

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 05 Jun 2026 12:06 WIB
Presiden AS Donald Trump bersama Wakil Presiden AS JD Vance dan Menlu AS Marco Rubio (dok. AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS)
Presiden AS Donald Trump bersama Wakil Presiden AS JD Vance dan Menlu AS Marco Rubio (dok. AFP/ANDREW CABALLERO-REYNOLDS)
Washington DC -

Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Marco Rubio membela Presiden Donald Trump ketika salah satu anggota DPR AS, Ted Lieu, mengkritik Presiden AS itu yang ketiduran saat rapat kabinet. Rubio menegaskan dirinya tidak pernah melihat Trump tidur saat rapat.

Perdebatan sengit antara Rubio dan Lieu itu, seperti dilansir media AS, The Hill, Jumat (5/6/2026), terjadi dalam rapat Komite Hubungan Luar Negeri pada House of Representatives (HOR) atau DPR AS yang digelar pada Rabu (3/6) waktu setempat.

"Itu salah. Saya belum pernah melihatnya (Trump-red) tertidur. Sebaliknya, dia tidak tidur, yang menjadi masalah besar karena dia menelepon saya pukul 02.00 pagi," kata Rubio kepada para anggota parlemen AS, ketika ditanya oleh Lieu soal apakah dirinya pernah melihat Trump tertidur selama rapat kabinet.

"Dia menelepon saya pukul 05.00 pagi. Dan, Anda tahu, saya suka tertidur sebentar, mungkin tidak 12 jam, tetapi setidaknya 6 jam. Jadi dia bekerja. Beberapa hari yang lalu, dia berada di Ruang Oval pukul 12.30 siang -- pukul 00.30 pagi. Saya tidak tahu apa yang Anda bicarakan," ucap Rubio membela Trump.

Lieu menuduh Rubio berbohong dan kemudian menunjukkan sebuah video yang menampilkan Trump dengan mata terpejam selama rapat kabinet berlangsung.

Lieu, anggota DPR AS dari Partai Demokrat yang mewakili salah satu distrik di California, juga menunjukkan laporan media France 24 yang mengulas kekhawatiran tentang kesehatan Trump karena perilakunya saat seremoni Memorial Day, di mana laporan media itu menyebut mata Trump tampak terpejam.

Dalam argumennya, Lieu menyebut Trump sering terlihat "lemah" di mata musuh-musuhnya ketika kamera sedang merekam.

Rubio membantah klaim Lieu, dengan mengatakan bahwa pertanyaan mengenai kemampuan kognitif Trump adalah "absurd".

"Dia bekerja dengan jam kerja yang tidak manusiawi. Saya pernah melakukan perjalanan ke luar negeri dengan Presiden dan dia tidak tidur sepanjang penerbangan. Dan semua orang lainnya tidur di dalam pesawat," ujar Rubio merujuk pada Trump.

"Anda tahu, berkeliaran di lorong mencari seseorang untuk dibangunkan dan diajak bicara. Jadi saya tidak tahu apa yang Anda maksud. Tetapi dia memiliki energi yang luar biasa," sebutnya.

"Saya hanya memberitahu Anda, Anda mungkin tidak menyukai kebijakan-kebijakannya. Anda mungkin tidak menyukai keputusan yang telah dia buat. Tetapi saya jamin, ini bukan presiden yang tertidur atau mengalami gangguan kognitif dalam bentuk apa pun," tegas Rubio.

Trump pernah membahas matanya yang terpejam selama rapat kabinet dan pada momen-momen lainnya awal tahun ini. Dia menyebut rapat kabinet "sangat membosankan", tetapi menekankan bahwa matanya terpejam bukanlah cerminan dari kesehatannya.

Tonton juga video "Trump Dukung Presiden Ukraina-Rusia Bertemu, Bahas Perdamaian Perang"

Halaman 2 dari 2
(nvc/ita)


Berita Terkait