Puja-puji Trump ke Xi Jinping saat Lawatan ke Beijing

Puja-puji Trump ke Xi Jinping saat Lawatan ke Beijing

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 15 Mei 2026 07:44 WIB
US President Donald Trump (R) shakes hands with Chinas President Xi Jinping at the Great Hall of the People in Beijing, May 14, 2026.
Foto: Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjabat tangan saat bertemu di Beijing. (AFP/KENNY HOLSTON)
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melakukan kunjungan kerja ke China, dan menggelar pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping. Trump melontarkan pujian untuk Xi.

Diketahui ini merupakan kunjungan pertama Presiden AS ke China dalam 10 tahun terakhir. Trump menemui Xi untuk meningkatkan hubungan perdagangan kedua negara di tengah potensi gesekan terkait Taiwan dan Iran.

Dilansir AFP, Rabu (13/5/2026), Trump bertolak dari Washington DC pada Selasa (12/5) waktu AS. Dia tiba di Beijing pada Rabu (13/5) waktu setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya memang ada rencana kunjungan pada Maret lalu. Namun perang AS dan Israel dengan Irak membuat rencana tertunda.

Trump berharap dapat meredam perbedaan pendapat mengenai Iran dengan Xi. Dia menyebut Xi 'relatif baik'.

"Saya pikir kita tidak membutuhkan bantuan apa pun terkait Iran. Kita akan memenangkannya dengan satu atau lain cara. Kita akan memenangkannya secara damai atau sebaliknya," kata Trump kepada wartawan saat meninggalkan Gedung Putih.

Xi Sambut Trump dengan Jamuan Makan Malam dan Minum Teh

US President Donald Trump (R) and Chinas President Xi Jinping inspect a guard of honour during a welcome ceremony at the Great Hall of the People in Beijing on May 14, 2026. (Photo by Brendan SMIALOWSKI / AFP) Foto: Xi Jinping dan Trump berjalan bersama saat seremoni penyambutan di Aula Besar Rakyat di Beijing pada Kamis (14/5) pagi. (AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)
Trump terakhir berkunjung ke Beijing pada 2017. Kali ini dia datang kembali dan disambut jamuan makan malam kenegaraan dan resepsi minum teh oleh Xi.

Trump, pada Senin (11/5), sempat mengatakan dirinya juga akan berbicara mengenai penjualan senjata AS ke Taiwan, saat bertemu Xi. Taiwan adalah negara yang memiliki pemerintahan demokrasi sendiri, yang diklaim oleh Beijing.

Trump didampingi sejumlah besar eksekutif bisnis top AS, termasuk CEO Tesla Elon Musk dan CEO Apple Tim Cook, dalam kunjungan ini.

Saat pertama bertemu Xi, keduanya saling berjabat tangan di Aula Besar Rakyat sekitar pukul 10.00 pagi waktu setempat, seperti dilansir AFP, Kamis (14/5). Nampak karpet merah membentang.

Usai keduanya berjabat tangan, Xi dengan ditemani Trump menjabat tangan beberapa pejabat AS. Termasuk Menteri Pertahanan AS Peter Hegseth dan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, yang dikenal sepanjang kariernya sebagai penentang keras Beijing.

Trump dan Xi kemudian berdiri di tengah-tengah saat band militer China memainkan lagu kebangsaan AS, The Star-Spangled Banner, yang dilanjutkan dengan lagu kebangsaan China yang diiringi tembakan meriam.

Anak-anak sekolah setempat menambah kemeriahan penyambutan dengan melompat riang dan berpakaian warna cerah. Mereka melambaikan bendera AS dan China sembari berteriak.

"Welcome, welcome," seru mereka.

Trump lalu bersama Xi berjalan melewati mereka di alun-alun yang menjadi lokasi seremoni. Dalam kunjungan ini, Trump juga mengunjungi Kuil Surga yang bersejarah, sebuah situs Warisan Dunia di mana para kaisar China dahulu berdia untuk panen yang melimpah.

Puja-puji Trump untuk Xi

BEIJING, CHINA - MAY 14: U.S. President Donald Trump arrives for a state banquet hosted by Chinese President Xi Jinping at the Great Hall of the People on May 14, 2026 in Beijing, China. Both President Trump and President Xi addressed ways to enhance bilateral economic cooperation and investment, and agreed that Iran should not be allowed to have a nuclear weapon. According to Chinese state media, Xi emphasized the importance of the Taiwan issue, and that a mishandling could sour U.S.-China relations. (Photo by Alex Wong/Getty Images) Foto: Pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping. (Getty Images/Alex Wong)
Trump melontarkan pujian untuk Xi saat keduanya melakukan pertemuan. Trump menilai Xi merupakan pemimpin hebat.

Trump juga mengaku optimistis untuk masa depan hubungan China dan AS. Trump mengaku merasa terhormat berteman dengan Xi.

"Suatu kehormatan untuk bersama Anda. Suatu kehormatan untuk menjadi teman Anda, dan hubungan antara China dan AS akan menjadi lebih baik dari sebelumnya," kata Trump, dilansir Anadolu Agency dan TRT World, Kamis (14/5).

"Kita memiliki hubungan yang fantastis. Kita tetap akur ketika ada kesulitan, kita menyelesaikannya," sambung Trump kepada Xi.

Dalam pertemuan di Beijing itu, Trump berulang kali memuji kepemimpinan Xi dan perkembangan China di bawah pemerintahannya.

"Saya sangat menghormati China, pekerjaan yang telah Anda lakukan. Anda adalah seorang pemimpin yang hebat," ujar Trump melontarkan pujian untuk Xi.

Dia menyampaikan kerap memuji kehebatan Xi, meski tak semua orang-orang di sekelilingnya sepakat dengan penilaian Trump. "Saya mengatakan kepada semua orang. Anda adalah seorang pemimpin yang hebat. Terkadang orang tidak suka saya mengatakannya, tetapi saya tetap mengatakannya, karena itu benar," sambung Trump.

Trump juga mengaku merasa memiliki hubungan pribadi yang kuat dengan Xi. Dia menyebut kedua pemimpin secara konsisten mengelola ketegangan melalui komunikasi langsung.

"Saya akan menelepon Anda, dan Anda akan menelepon saya, dan setiap kali kita memiliki masalah -- orang-orang tidak tahu -- setiap kali kita memiliki masalah, kita menyelesaikannya dengan sangat cepat," ujar Trump.

"Dan kita akan memiliki masa depan yang fantastis bersama," tambah Trump.

Simak juga Video Bertemu Trump, Xi Jinping: China-AS Harus Jadi Mitra, Bukan Musuh

Halaman 2 dari 3
(aud/aud)


Berita Terkait