Bertemu Trump, Xi Jinping Bilang China-AS Harus Jadi Mitra Bukan Rival

Bertemu Trump, Xi Jinping Bilang China-AS Harus Jadi Mitra Bukan Rival

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 14 Mei 2026 10:44 WIB
Trump dan Xi Jinping saat bertemu di Beijing (AFP/KENNY HOLSTON)
Trump dan Xi Jinping saat bertemu di Beijing (AFP/KENNY HOLSTON)
Beijing -

Presiden China Xi Jinping mengatakan kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bahwa kedua negara seharusnya menjadi "mitra dan bukan rival", saat mereka bertemu untuk pembicaraan penting di Beijing pada Kamis (14/5) waktu setempat.

Trump, dalam pernyataan balasan kepada Xi, mengatakan bahwa AS dan China akan memiliki "masa depan yang fantastis bersama".

Pembicaraan kedua pemimpin, seperti dilansir AFP, Kamis (14/5/2026), digelar setelah seremoni penyambutan megah untuk Trump di Aula Besar Rakyat, Beijing, pada Kamis (14/5) pagi waktu setempat. Ini menjadi kunjungan pertama bagi seorang Presiden AS ke China dalam satu dekade terakhir.

Dalam pembicaraan dengan Trump, Xi mengatakan dirinya "senang" dapat menyambut Presiden AS tersebut, yang terakhir kali datang ke Beijing pada tahun 2017 lalu -- pada masa jabatan pertama Trump.

Xi juga menyebut pertemuan ini digelar saat "dunia telah sampai di persimpangan jalan yang baru".

"Hubungan China-AS yang stabil adalah anugerah bagi dunia. Kerja sama menguntungkan kedua belah pihak, sementara konfrontasi merugikan keduanya. Kita seharusnya menjadi mitra dan bukan rival," kata Xi kepada Trump dalam pertemuan tersebut.

Trump, saat berbicara kepada Xi, menyebut pertemuan dengan Presiden China itu merupakan "kehormatan" baginya.

"Suatu kehormatan bisa berada bersama Anda. Suatu kehormatan menjadi teman Anda, dan hubungan antara China dan AS akan lebih baik dari sebelumnya," kata Trump dalam pertemuan dengan Xi yang digelar di Aula Besar Rakyat di Beijing.

Xi Jinping dan Trump berjabat tangan saat bertemu di BeijingXi Jinping dan Trump berjabat tangan saat bertemu di Beijing Foto: AFP/KENNY HOLSTON

Trump menambahkan bahwa kedua negara akan "memiliki masa depan yang fantastis bersama".

Pembicaraan tatap muka antara Xi dan Trump ini diperkirakan akan membahas isu-isu pelik, termasuk Iran, Taiwan, dan isu perdagangan.

Dalam kunjungannya ini, Trump memiliki sejumlah prioritas utama yang mencakup kesepakatan bisnis di bidang pertanian, pesawat terbang, dan sektor-sektor lainnya. Sebelumnya, Trump berjanji untuk mendorong Xi agar "membuka" China bagi perusahaan-perusahaan AS.

Trump juga mengharapkan "pembicaraan panjang" dengan Xi membahas soal Iran, meskipun dia menegaskan bahwa AS "tidak membutuhkan bantuan apa pun terkait Iran" dari China.

Tonton juga video "Trump Sebut Tak Butuh Bantuan Cina untuk Taklukan Iran"

Halaman 2 dari 2
(nvc/idh)


Berita Terkait