×
Ad

UEA-Bahrain Desak Dewan Keamanan PBB Bertindak Atas Serangan Iran

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 07 Mei 2026 09:44 WIB
Ilustrasi sidang Dewan Keamanan PBB (Foto: UN Photo/Manuel Elías)
Jakarta -

Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain mengutuk serangan Iran baru-baru ini terhadap UEA, dan menyerukan "respons yang kredibel, bersatu, dan tegas dari komunitas internasional, dan khususnya dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa."

Berbicara kepada wartawan menjelang pembicaraan tertutup Dewan Keamanan PBB atas permintaan Bahrain, Duta Besar Bahrain Jamal Fares Alrowaiei menegaskan kembali "solidaritas penuh dengan UEA" dan mengutuk "serangan Iran terhadap UEA pada 4 Mei."

"Keamanan kawasan tidak dapat dipisahkan, dan serangan semacam itu harus segera dihentikan... serangan tersebut membutuhkan tanggapan yang kredibel, bersatu, dan tegas dari komunitas internasional dan khususnya dari Dewan Keamanan," kata Alrowaiei, dilansir Al Arabiya, Kamis (7/5/2026).

Sementara itu, Duta Besar UEA Mohamed Abushahab mengatakan bahwa pada 4 Mei, "Iran meluncurkan 12 rudal balistik, tiga rudal jelajah, dan empat UAV (drone) langsung ke Uni Emirat Arab."

"Serangan-serangan ini termasuk serangan drone, yang mengakibatkan kebakaran di Zona Industri Minyak Fujairah, infrastruktur energi sipil yang sangat penting. Pertahanan udara UEA berhasil mencegat sebagian besar ancaman ini, membatasi kerusakan. Meskipun demikian, tiga warga sipil terluka," tambahnya.

Ia menegaskan kembali bahwa UEA mengutuk serangan-serangan ini dengan sekeras-kerasnya. Dia menambahkan bahwa serangan tersebut melanggar Resolusi Dewan Keamanan 2817, "resolusi yang didukung bersama oleh 136 Negara Anggota, jumlah tertinggi dalam sejarah Dewan."

Abushahab juga mengatakan "kehendak komunitas internasional tidak bisa lebih jelas lagi. Ketidakpatuhan Iran tidak bisa lebih terang-terangan lagi."

Abushahab juga mengatakan bahwa kapal-kapal komersial di Selat Hormuz terus diserang.




(ita/ita)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork