Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan akan memproduksi paspor yang memajang potret Presiden Donald Trump. Ini merupakan contoh terbaru dari tindakan pemerintah yang menyertakan gambar atau nama presiden AS itu pada properti resmi.
Paspor dalam jumlah terbatas tersebut akan dirilis sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-250 Deklarasi Kemerdekaan AS pada bulan Juli mendatang. Demikian disampaikan juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott dalam sebuah pernyataan, dilansir kantor berita Reuters dan AFP, Rabu (29/4/2026).
Baca juga: Trump Bilang Iran dalam Keadaan Kolaps |
Gambar yang diberikan oleh Departemen Luar Negeri menunjukkan potret Trump ditampilkan di halaman dalam paspor, berlawanan dengan gambar penandatanganan Deklarasi Kemerdekaan pada tahun 1776.
"Paspor ini akan menampilkan karya seni yang disesuaikan dan citra yang ditingkatkan sambil mempertahankan fitur keamanan yang sama yang menjadikan paspor AS sebagai dokumen paling aman di dunia," kata Pigott.
Belum jelas apakah warga AS dapat memilih untuk tidak menerima paspor bergambar Trump tersebut. Namun, seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS mengatakan tidak akan ada biaya tambahan yang dikenakan untuk menerima paspor peringatan edisi terbatas tersebut.
(ita/ita)