AS Akan Bikin Paspor Bergambar Trump

AS Akan Bikin Paspor Bergambar Trump

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 29 Apr 2026 09:57 WIB
Deplu AS akan memproduksi paspor bergambar Trump dalam jumlah terbatas (Reuters)
Deplu AS akan memproduksi paspor bergambar Trump dalam jumlah terbatas (Reuters)
Jakarta -

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan akan memproduksi paspor yang memajang potret Presiden Donald Trump. Ini merupakan contoh terbaru dari tindakan pemerintah yang menyertakan gambar atau nama presiden AS itu pada properti resmi.

Paspor dalam jumlah terbatas tersebut akan dirilis sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-250 Deklarasi Kemerdekaan AS pada bulan Juli mendatang. Demikian disampaikan juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott dalam sebuah pernyataan, dilansir kantor berita Reuters dan AFP, Rabu (29/4/2026).

Gambar yang diberikan oleh Departemen Luar Negeri menunjukkan potret Trump ditampilkan di halaman dalam paspor, berlawanan dengan gambar penandatanganan Deklarasi Kemerdekaan pada tahun 1776.

"Paspor ini akan menampilkan karya seni yang disesuaikan dan citra yang ditingkatkan sambil mempertahankan fitur keamanan yang sama yang menjadikan paspor AS sebagai dokumen paling aman di dunia," kata Pigott.

Belum jelas apakah warga AS dapat memilih untuk tidak menerima paspor bergambar Trump tersebut. Namun, seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS mengatakan tidak akan ada biaya tambahan yang dikenakan untuk menerima paspor peringatan edisi terbatas tersebut.

Sebelumnya, pihak Percetakan Uang AS juga telah mengumumkan rencana untuk koin emas yang menampilkan gambar Trump guna menandai peringatan berdirinya negara tersebut. Departemen Keuangan juga telah mengatakan bahwa uang kertas akan memuat tanda tangan Trump, pertama kalinya seorang presiden yang sedang menjabat, menandatangani uang AS.

Sejak kembali menjabat awal tahun lalu, pemerintahan Trump juga telah membubuhkan namanya pada gedung-gedung penting di Washington, rencana kelas kapal perang Angkatan Laut, program visa untuk warga asing kaya, situs web obat resep yang dikelola pemerintah, dan rekening tabungan federal untuk anak-anak.

Simak juga Video 'Iran Anggap Perang dengan AS-Israel Belum Berakhir':

Halaman 2 dari 2
(ita/ita)


Berita Terkait