Otoritas Iran dilaporkan telah menutup kembali Selat Hormuz pada hari Rabu (8/4) waktu setempat, menyusul serangan militer Israel di Lebanon terhadap kelompok militan Hizbullah yang didukung Iran. Penutupan itu dilaporkan media pemerintah Iran, Fars.
Dua kapal tanker berhasil melewati selat tersebut, yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia, menurut MarineTraffic, sebuah layanan pelacakan kapal.
Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Kamis (9/4/2026):
- Trump Kesal pada NATO, Greenland Disebut-sebut Lagi
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan kekesalannya terhadap NATO setelah pertemuan tertutup dengan kepala aliansi tersebut, Mark Rutte.
Kemarahan Trump terhadap negara-negara anggota NATO karena menolak bergabung dalam perangnya melawan Iran, telah memicu kekhawatiran bahwa ia akan berusaha menarik Amerika Serikat keluar dari aliansi pertahanan yang telah berusia hampir delapan dekade tersebut.
Namun, dalam pernyataan pertamanya setelah pertemuan dengan Rutte, ia hanya mengulangi kekesalannya.
- Warga AS Ingin Trump Dimakzulkan karena Perang Iran
Sebagian besar warga Amerika Serikat menginginkan Kongres memakzulkan Presiden AS Donald Trump atas perangnya terhadap Iran dan sejumlah kebijakan kontroversial lainnya. Demikian menurut jajak pendapat baru, lebih dari 40 hari setelah koalisi militer AS-Israel melancarkan perang terhadap Republik Islam itu.
Newsweek melaporkan bahwa dalam survei yang diterbitkan pada hari Rabu (8/4) waktu setempat, 52 persen pemilih terdaftar mendukung pemakzulan Trump, dibandingkan dengan 40 persen yang menentangnya.
Dilansir Press TV, Kamis (9/4/2026), sebanyak 790 orang berpartisipasi dalam survei ini, yang diprakarsai oleh dua kelompok yang menentang perang Trump terhadap Iran dan kebijakan lainnya: organisasi advokasi progresif Impeach Trump Again dan Free Speech for People.
- Panas! Hizbullah Tembakkan Rentetan Roket ke Israel
Panas! Kelompok militan yang didukung Iran, Hizbullah telah menembakkan roket-roket ke arah Israel pada hari Kamis (9/4) sebagai respons atas "pelanggaran" gencatan senjata Amerika Serikat-Iran.
(ita/ita)