Panglima Militer Israel Akui Serangan Drone Hizbullah Menyakitkan

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 15 Okt 2024 09:46 WIB
Panglima militer Israel Letnan Jenderal Herzi Halevi (dok. Israel Defense Forces/Handout via REUTERS/File Photo Purchase Licensing Rights)
Tel Aviv -

Panglima militer Israel, Letnan Jenderal Herzi Halevi, mengakui serangan drone Hizbulllah yang menghantam pangkalan pelatihan militer mereka pada akhir pekan, sebagai serangan yang "menyakitkan". Serangan drone Hizbullah itu menewaskan sedikitnya empat tentara Israel.

Serangan drone Hizbullah itu menghantam pangkalan pelatihan Brigade Golani yang ada di area Binyamina, sebelah selatan kota Haifa, pada Minggu (13/10) malam waktu setempat. Halevi mengunjungi pangkalan tersebut dan bertemu dengan tentara-tentara Israel yang ada di sana.

"Kita sedang berperang, dan serangan terhadap pangkalan pelatihan di front dalam negeri adalah hal yang sulit dan akibatnya sangat menyakitkan," ucap Halevi di hadapan tentara Israel di pangkalan itu, seperti dilansir Al Arabiya, Selasa (15/10/2024).

Kelompok Hizbullah, yang bermarkas di Lebanon, mengatakan pada Minggu (13/10) bahwa pasukannya telah menyerang kamp militer Israel dengan "segerombolan drone".

Beberapa drone Hizbullah itu diklaim berhasil menembus wilayah udara Israel, tanpa terdeteksi sistem pertahanan udara negara tersebut yang canggih.

Diklaim juga oleh Hibzullah bahwa beberapa drone yang diluncurkannya merupakan model yang belum pernah digunakan sebelumnya. Namun tidak disebutkan lebih lanjut jenis drone yang dimaksud.

Simak Video: Rudal Hantam Banyamina Israel, 60 Orang Terluka



Simak berita selengkapnya di halaman selanjutnya.




(nvc/ita)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork