5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

ADVERTISEMENT

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 22 Sep 2022 17:16 WIB
A general view of a street on the day of the state funeral and burial of Britains Queen Elizabeth, in London, Britain, September 19, 2022.  REUTERS/Carlos Barria
ilustrasi Inggris (Foto: REUTERS/Carlos Barria)

"Biarkan saya berterus terang tentang persaingan antara Amerika Serikat dan China," kata Biden dalam pidatonya di Majelis Umum PBB.

"Saat kami mengelola tren geopolitik yang berubah, Amerika Serikat akan bertindak sebagai pemimpin yang masuk akal. Kami tidak mencari konflik, kami tidak mencari Perang Dingin," imbuhnya.

- Perang Rusia Tak Lagi Masuk Akal, Macron Desak Dunia Tekan Putin

Presiden Prancis Emmanuel Macron mendesak dunia untuk meningkatkan tekanan pada Presiden Rusia Vladimir Putin. Desakan ini disampaikan setelah pemimpin Rusia itu memerintahkan pengerahan pasukan cadangan untuk perang di Ukraina.

Dilansir dari kantor berita AFP, Kamis (22/9/2022), berbicara di sela-sela Sidang Umum PBB, di mana kecaman atas invasi Moskow telah bergema, Macron mengatakan bahwa Barat harus menggunakan "semua cara" yang ada untuk membuat Putin mengubah arah.

"Saya sangat menyesali pilihan Presiden Putin untuk menyeret negaranya, terutama kaum muda, ke dalam perang," kata Macron kepada wartawan di New York.

- Biaya Hidup Meningkat, Jutaan Warga Inggris Tak Makan-Prostitusi Naik

Meningkatnya biaya hidup di Inggris, khususnya tagihan listrik, telah membuat jutaan warganya menderita. Hampir 11 juta orang kini menunggak tagihan mereka, sementara lebih dari 5 juta orang tidak makan demi bisa membayar tagihan rumah tangga, salah satunya tagihan listrik.

Demikian menurut penelitian baru yang mengungkapkan bahwa 5,6 juta warga Inggris melewatkan makan hanya demi bisa membayar tagihan listrik dalam tiga bulan terakhir sebagai akibat dari krisis. Ini termasuk melewatkan makan, makan sekali sehari atau tidak makan sama sekali pada beberapa hari.

Dilansir dari Business Insider, Kamis (22/9/2022), menurut laporan Money Advice Trust, diperkirakan 20% orang dewasa Inggris, atau 10,9 juta orang, kini menunggak satu atau lebih tagihan rumah tangga -- naik 3 juta orang sejak Maret lalu.


(ita/ita)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT