ADVERTISEMENT

5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

Tim detikcom - detikNews
Senin, 08 Agu 2022 17:40 WIB
Pemimpin Al-Qaeda, Ayman al-Zawahiri dilaporkan tewas dalam serangan drone AS di Kabul, Afghanistan. Kematian Al-Zawahiri diumumkann oleh Presiden AS Joe Biden.
Presiden AS Joe Biden (Foto: Jim Watson-Pool/Getty Images/AFP)
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengutuk keras pembunuhan empat pria Muslim di negara bagian New Mexico dalam beberapa waktu terakhir. Kepolisian AS tengah menyelidiki lebih lanjut apakah keempat kasus pembunuhan yang terjadi secara terpisah itu saling berkaitan.

"Saya marah dan merasa sedih atas pembunuhan mengerikan empat pria Muslim di Albuquerque," ucap Biden dalam pernyataannya via Twitter pada Minggu (7/8) waktu setempat, seperti dilansir AFP, Senin (8/8/2022).

"Sementara kita menunggu penyelidikan secara menyeluruh, doa saya untuk keluarga korban, dan pemerintahan saya mendukung komunitas Muslim. Serangan penuh kebencian semacam ini tidak memiliki tempat di Amerika," ujar Biden dalam pernyataannya.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Senin (8/8/2022):

- Sekjen PBB Sorot Serangan ke PLTN Ukraina: Sama Saja Bunuh Diri!

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Antonio Guterres memperingatkan bahwa setiap serangan terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) adalah 'bunuh diri'. Peringatan itu disampaikan setelah Ukraina mengklaim pasukan Rusia menggempur PLTN Zaporizhzhia di wilayahnya.

Seperti dilansir AFP, Senin (8/8/2022), Moskow dan Kiev saling tuding atas serangan terbaru terhadap kompleks PLTN Zaporizhzhia, fasilitas nuklir terbesar di Eropa, yang ada di bawah kendali Rusia sejak awal-awal invasi pada akhir Februari lalu.

Pertempuran sengit yang terjadi pada Jumat (5/8) waktu setempat telah mendorong pengawas nuklir PBB, Badan Energi Atom Internasional (IAEA), untuk memperingatkan 'risiko bencana nuklir yang sangat nyata'.

- China Lanjutkan Latihan Militer Besar-besaran di Sekitar Taiwan!

China kembali melakukan latihan militer di sekitar Taiwan pada hari Senin (8/8). China menolak seruan untuk mengakhiri latihan terbesarnya yang mengelilingi pulau itu.

Dilansir dari kantor berita AFP, Senin (8/8/2022), latihan militer China telah dimulai sejak Kamis (4/8), sehari setelah kunjungan kontroversial Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi ke Taiwan. Latihan itu semula diperkirakan akan berakhir pada hari Minggu (7/8).

"Tentara Pembebasan Rakyat China terus melakukan latihan dan pelatihan praktis bersama di laut dan wilayah udara di sekitar pulau Taiwan, dengan fokus pada pengorganisasian operasi anti-kapal selam dan serangan laut bersama," kata komando timur militer China dalam sebuah pernyataan.

Beijing telah mengerahkan jet tempur, kapal perang, dan rudal balistik dalam apa, yang oleh para analis digambarkan sebagai praktik untuk blokade dan invasi ke pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu - yang diklaim China sebagai wilayahnya.

Beijing juga pada Senin ini akan melakukan latihan tembak di beberapa bagian Laut China Selatan dan Laut Kuning.

- China Setop Komunikasi Militer: AS Harus Tanggung Konsekuensi Serius!

Kementerian Pertahanan China membela keputusannya menghentikan pembicaraan militer dengan Amerika Serikat (AS) untuk memprotes kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan pekan lalu. Beijing memperingatkan bahwa Washington DC harus menanggung 'konsekuensi serius'.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT