ADVERTISEMENT

Sekjen PBB Sorot Serangan ke PLTN Ukraina: Sama Saja Bunuh Diri!

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 08 Agu 2022 14:32 WIB
UN Secretary-General Antonio Guterres gestures as he attends a visit in Borodianka, outside Kyiv, on April 28, 2022. - UN Secretary-General Antonio Guterres arrived on April 28, 2022 to the town of Borodianka outside Kyiv where Russian forces were accused of having killed civilians, an AFP journalist on the scene reported. (Photo by Sergei SUPINSKY / AFP)
Sekjen PBB Antonio Guterres saat mengunjungi kota Borodyanka di Ukraina pada April lalu (dok. AFP/SERGEI SUPINSKY)
Tokyo -

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Antonio Guterres memperingatkan bahwa setiap serangan terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) adalah 'bunuh diri'. Peringatan itu disampaikan setelah Ukraina mengklaim pasukan Rusia menggempur PLTN Zaporizhzhia di wilayahnya.

Seperti dilansir AFP, Senin (8/8/2022), Moskow dan Kiev saling tuding atas serangan terbaru terhadap kompleks PLTN Zaporizhzhia, fasilitas nuklir terbesar di Eropa, yang ada di bawah kendali Rusia sejak awal-awal invasi pada akhir Februari lalu.

Pertempuran sengit yang terjadi pada Jumat (5/8) waktu setempat telah mendorong pengawas nuklir PBB, Badan Energi Atom Internasional (IAEA), untuk memperingatkan 'risiko bencana nuklir yang sangat nyata'.

Dalam konferensi pers di Tokyo, Jepang, Guterres mengecam serangan itu tanpa menyebut kedua pihak bertanggung jawab.

"Kami mendukung IAEA dalam upaya mereka menciptakan kondisi stabilisasi pembangkit itu," sebut Guterres dalam pernyataannya.

"Setiap serangan ke pembangkit nuklir adalah bunuh diri. Saya berharap agar serangan-serangan akan berakhir, dan pada saat yang sama, saya berharap agar IAEA akan bisa mengakses pembangkit itu," imbuhnya.

Guterres berada di Tokyo usai melakukan kunjungan ke Hiroshima pada akhir pekan, di mana dia memberikan pidato untuk memperingati 77 tahun serangan bom nuklir pertama di dunia.

Lihat juga video '200 Pasukan Ukraina Tewas Akibat Serangan Udara Rusia':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT