International Updates

Kasus Corona Jerman Tembus 200.000 Sehari, Korut Uji Coba Rudal Jelajah

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 28 Jan 2022 17:36 WIB
People make corona tests in the city center of Essen, Germany, Wednesday, Jan. 12, 2021. Germany registered a new record of more than 80,000 new infections with the coronavirus on Wednesday. (AP Photo/Martin Meissner)
kasus Corona Jerman tembus 200 ribu sehari (Foto: AP/Martin Meissner)
Jakarta -

Untuk pertama kalinya, jumlah lonjakan kasus virus Corona (COVID-19) di Jerman menembus angka 200.000 kasus dalam sehari. Situasi ini berdampak pada kurangnya jumlah staf pada perusahaan-perusahaan setempat, termasuk Kargo Lufthansa.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (28/1/2022), badan penyakit menular Jerman, Robert Koch Institute (RKI), melaporkan 203.136 kasus Corona terdeteksi dalam 24 jam terakhir atau pada Kamis (27/1) waktu setempat. Angka tersebut tercatat lebih banyak 69.600 kasus dibandingkan sepekan lalu pada hari yang sama.

Data terbaru juga menunjukkan bahwa angka insiden tujuh hari per 100.000 orang meningkat menjadi 1.017 dari 941 sehari sebelumnya.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Jumat (28/1/2022):

- Swedia Tak Rekomendasikan Vaksin Corona untuk Anak 5-11 Tahun

Otoritas Swedia memutuskan untuk tidak merekomendasikan vaksin virus Corona (COVID-19) bagi anak-anak berusia 5-11 tahun. Alasan yang mendasari keputusan ini adalah manfaat vaksin dinilai tidak lebih besar dari risikonya.

"Dengan pengetahuan yang kita miliki saat ini, dengan risiko rendah untuk penyakit serius bagi anak-anak, kita tidak melihat manfaat yang jelas dengan memvaksinasi mereka," tegas seorang pejabat Badan Kesehatan Publik Swedia, Britta Bjorkholm, dalam konferensi pers seperti dilansir Reuters, Jumat (28/1/2022).

Dia menambahkan bahwa keputusan ini bisa ditinjau kembali jika hasil penelitian berubah atau jika varian baru mengubah pandemi.

- Korut Umumkan Sukses Uji Coba Rudal Jelajah Jarak Jauh

Korea Utara (Korut) mengonfirmasi telah menguji coba sebuah rudal jelajah jarak jauh dan sebuah hulu ledak dari rudal taktis pekan ini. Pemimpin Korut, Kim Jong-Un, tidak menghadiri langsung peluncuran itu, namun disebutkan bahwa dia mengunjungi pabrik amunisi yang memproduksi 'sistem persenjataan utama'.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (28/1/2022), ketegangan meningkat usai Korut menggelar enam uji coba rudal sepanjang tahun ini, yang juga mencatat jumlah peluncuran terbesar dalam sebulan oleh rezim komunis tersebut. Peluncuran rudal Korut memicu kecaman internasional dan sanksi baru dari Amerika Serikat (AS).

Laporan kantor berita Korut, Korean Central News Agency (KCNA), menyebut versi terbaru dari sistem rudal jelajah jarak jauh telah diuji coba pada Selasa (25/1). Sementara uji coba untuk mengonfirmasi kekuatan hulu ledak konvensional rudal taktis jenis permukaan-ke-permukaan, sebut KCNA, telah digelar pada Kamis (27/1).

- Diam-diam, China Lockdown Area Dekat Beijing Gegara Kasus Corona

Otoritas China menerapkan lockdown terhadap sebuah area di dekat ibu kota Beijing pada pekan ini menyusul terdeteksinya sejumlah kasus virus Corona (COVID-19). Lockdown yang diberlakukan hanya sepekan menjelang Olimpiade Musim Dingin ini tidak diumumkan ke publik.

Seperti dilansir AFP, Jumat (28/1/2021), sekitar 1,2 juta orang yang tinggal di Area Baru Xiong'an -- zona ekonomi baru yang berjarak 100 kilometer sebelah barat daya Beijing -- tidak lagi diperbolehkan masuk atau keluar kompleks permukiman mereka mulai pekan ini.

Simak video 'Update Covid-19 RI 28 Januari: Tambah 9.905 Kasus-Sembuh 2.028':

[Gambas:Video 20detik]