7 Fakta Jet Tempur Siluman AS Jatuh di Laut China Selatan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 27 Jan 2022 06:00 WIB
Angkatan Udara Israel baru saja menerima tiga unit jet tempur siluman F-35 yang baru dari Amerika Serikat (AS). Begini penampakan jet tempur siluman tersebut.
Foto ilustrasi (Scott Barbour/Getty Images)
Washington DC -

Jet tempur siluman Amerika Serikat (AS) jatuh di Laut China Selatan. Berikut adalah tujuh fakta terkait insiden ini.

Fakta-fakta ini dikumpulkan dari pemberitaan AFP, CNN, dan Reuters yang dikutip detikcom hingga Selasa (26/1/2022).

1. Terjadi di kapal induk, Laut China Selatan

Kecelakaan terjadi di Kapal Induk USS Carl Vinson yang sedang berada di Laut China Selatan. Kenapa kapal induk AS ada di Laut China Selatan?

Pentagon atau Departemen Pertahanan AS menyatakan bahwa dua Kelompok Serbu Kapal Induk Angkatan Laut AS, yang dipimpin USS Carl Vinson dan USS Abraham Lincoln, memulai operasi di Laut China Selatan sejak Minggu (23/1) waktu setempat.

Disebutkan juga bahwa kedua kapal induk AS itu melakukan serangkaian latihan, termasuk operasi perang anti-kapal selam, operasi perang udara dan operasi interdiksi maritim untuk memperkuat kesiapan tempur.

The aircraft carrier USS Carl Vinson (CVN 70) transits the Pacific Ocean January 30, 2017.  U.S. Navy Photo by Mass Communication Specialist 3rd Class Tom Tonthat/Handout via Reuters  ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY. EDITORIAL USE ONLY.     TPX IMAGES OF THE DAYThe aircraft carrier USS Carl Vinson (CVN 70) transits the Pacific Ocean January 30, 2017. U.S. Navy Photo by Mass Communication Specialist 3rd Class Tom Tonthat/Handout via Reuters ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY. EDITORIAL USE ONLY. TPX IMAGES OF THE DAY Foto: U.S. Navy Photo by Mass Communication Specialist 3rd Class Tom Tonthat/Handout via Reuters

Pentagon menambahkan bahwa latihan itu akan digelar sesuai dengan hukum internasional di perairan internasional, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Selanjutnya, terjadinya kecelakaan:

Lihat juga Video: Staf Kedutaan AS Diminta Tinggalkan Ukraina, Tapi Bukan Evakuasi

[Gambas:Video 20detik]