Round-Up

Kala Adik Kim Jong-Un Kini Duduki Jabatan Penting di Korea Utara

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 30 Sep 2021 23:03 WIB
FILE - In this March 2, 2019, file photo, Kim Yo Jong, sister of North Koreas leader Kim Jong Un attends a wreath-laying ceremony at Ho Chi Minh Mausoleum in Hanoi, Vietnam. The powerful sister of North Korean leader Kim ripped South Korea for proceeding with military exercises with the United States she claimed are an invasion rehearsal and warned that the North will speed up its efforts to strengthen its pre-emptive strike capabilities. (Jorge Silva/Pool Photo via AP, File)
Kim Yo-Jong, adik Kim Jong-Un (Jorge Silva/Pool Photo via AP, File)

Kabar dari surat kabar Korut

Surat kabar resmi Korut, Rodong Sinmun, mempublikasikan foto delapan anggota baru SAC pada Kamis (30/9) waktu setempat, dengan Kim Yo-Jong tampak menonjol karena penampilannya yang muda dan sebagai satu-satunya wanita.

Sosok Kim Yo-Jong sering terlihat dekat dengan kakak laki-lakinya -- yang bersekolah bersamanya di Swiss -- termasuk saat pertemuan puncak dengan mantan Presiden AS, Donald Trump, dan Presiden Korea Selatan (Korsel), Moon Jae-In.

Peran politiknya yang sebenarnya telah sejak lama menjadi subjek spekulasi, juga kemungkinan dia menggantikan kakaknya suatu hari nanti -- sebuah transisi yang akan memberikan pemimpin wanita pertama bagi Korut yang konservatif secara sosial.

Beberapa kali, Kim Yo-Jong melontarkan kecaman keras terhadap AS atau Korsel dalam pernyataan yang dirilis media nasional Korut, terutama menjelang diledakkannya kantor penghubung dengan Korsel di perbatasan. Kantor penghubung yang diledakkan ada di sisi Korut, namun dibangun dan dibiayai oleh Korsel.

Posisi Kim Yo-Jong yang relatif junior sebagai Wakil Direktur Departemen pada Komisi Pusat Partai Buruh Korea membuat kecaman dan deklarasinya memiliki elemen ambiguitas, dan dalam beberapa kasus, dia secara spesifik menyebut dirinya berbicara dalam kapasitas pribadi.

Jabatan resminya telah naik-turun dari waktu ke waktu, tapi posisi barunya di SAC sejauh ini menjadi jabatan paling senior yang pernah dipegangnya.

Selanjutnya, salah satu calon kuat pengganti Kim Jong-Un: