International Updates

Biden Setop Perang AS di Irak, ABG Palestina Meninggal Usai Ditembak Israel

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 27 Jul 2021 18:11 WIB
President Joe Biden speaks about reaching 300 million COVID-19 vaccination shots, in the State Dining Room of the White House, Friday, June 18, 2021, in Washington. (AP Photo/Evan Vucci)
Presiden AS Joe Biden (Foto: AP Photo/Evan Vucci)
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, dan Perdana Menteri (PM) Irak, Mustafa al-Kadhimi, menandatangani perjanjian yang secara resmi mengakhiri misi tempur AS di wilayah Irak pada akhir tahun ini. Perjanjian ini disepakati lebih dari 18 tahun setelah tentara AS dikirimkan ke Irak.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (27/7/2021), nyaris bersamaan dengan penarikan tentara AS dari Afghanistan pada akhir Agustus mendatang, Biden menuntaskan misi-misi tempur AS dalam dua perang yang dimulai pada era pemerintahan Presiden George W Bush.

Pada Senin (26/7) waktu setempat, Biden dan Kadhimi bertemu di Ruang Oval, Gedung Putih, Washington DC, untuk melakukan pembicaraan empat mata pertama mereka sebagai bagian dari dialog strategis antara AS dan Irak.

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Selasa (27/7/2021):

- Daging Kerbau Beku Asal India Dinyatakan Positif Corona

Kementerian Kesehatan Kamboja mengumumkan bahwa daging kerbau beku yang dikirim dari India dinyatakan positif COVID-19.

Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Kamboja Hok Kim Cheng mengatakan dalam sebuah pernyataan tertanggal 19 Juli dan dirilis ke media pada hari Selasa (27/7) ini, bahwa sampel daging kerbau beku telah diambil untuk pengujian laboratorium oleh Institut Pasteur di Kamboja.

"Hasilnya, tiga dari lima kontainer berisi daging kerbau beku yang diimpor dari India oleh Bovini Food Co., LTD dan Ashary Investment & Construction Co., LTD dinyatakan positif SARS-CoV-2," katanya seperti diberitakan Xinhua, Selasa (27/7/2021).

- Coba Jual Suku Cadang Rudal Korea Utara, Pria Australia Dibui

Seorang pria Australia dijatuhi hukuman lebih dari tiga tahun penjara setelah berupaya menjual suku cadang rudal Korea Utara (Korut) dan barang-barang lainnya yang jelas melanggar sanksi-sanksi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

Seperti dilansir Reuters, Selasa (27/7/2021), pria bernama Chan Han Choi (62) yang berasal dari Sydney itu didakwa sejak tahun 2017 atas berbagai dakwaan termasuk berupaya menjadi perantara untuk kesepakatan antara Korut dan Indonesia.

Setelah sempat menyangkal, Choi akhirnya mengaku bersalah pada Februari lalu, atas dakwaan melanggar sanksi dengan menjadi perantara penjualan senjata dan material terkait dari Pyongyang sebagai pertukaran atas produk-produk petroleum dan berupaya mengekspor batu bara dari Korut ke Indonesia.

Tidak disebut lebih lanjut soal upaya ekspor tersebut, termasuk kepada pihak mana ekspor akan dilakukan.

- ABG Palestina Meninggal 2 Bulan Usai Ditembak Tentara Israel

Seorang remaja Palestina meninggal dunia sekitar dua bulan setelah terluka di leher akibat tembakan tentara Israel. Remaja berusia 17 tahun ini terkena tembakan dalam bentrokan di dekat kota Ramallah, Tepi Barat, sekitar dua bulan lalu.