Round-Up

Teka-teki Kuburan Massal Ditemukan Dekat Kantor Polisi Meksiko

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 19 Jul 2020 06:04 WIB
Police and forensic personnel holding white bags for corpses stand by an unmarked grave in 2014 in Guerrero state, Mexico -- a country that has suffered a wave of violence since launching the so-called
Ilustrasi (Foto: AFP Photo/YURI CORTEZ)

Penyidik setempat menemukan bukti bahwa tindak kejahatan dilakukan di properti itu 'terkait kasus orang hilang'. Pada 2 Juli, para penyidik memeriksa lokasi kuburan massal lainnya di dekat kota Tlaquepaque, di mana mereka menemukan 86 kantong berisi jasad manusia.

Sekitar 10 hari lalu, otoritas Meksiko melanjutkan penggalian di lokasi kuburan massal lainnya di kota Tlajomulco, yang juga ada di wilayah pinggiran.

Pada Januari lalu, ditemukan 500 kantong berisi potongan mayat yang diperkirakan berasal dari 48 orang di lokasi yang sama. Upaya penggalian itu ditangguhkan pada Maret lalu imbas pandemi virus Corona (COVID-19).

Sejumlah besar mayat juga ditemukan di Jalisco usai terjadi bentrokan berdarah antara kelompok-kelompok kartel narkoba setempat.

Untuk diketahui, pemerintah Meksiko dalam laporan pada awal pekan ini menyebut 73.201 orang dinyatakan masih hilang. Sebagian besar dari mereka hilang sejak otoritas Meksiko meluncurkan operasi tegas menindak kartel-kartel narkoba tahun 2006 lalu. Sejak saat itu, sedikitnya 6.625 mayat ditemukan di dalam kuburan massal tersembunyi.

Halaman

(eva/isa)