Ngeri, 215 Mayat Ditemukan di Kuburan Massal di Meksiko

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Minggu, 21 Jun 2020 12:19 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Meksiko -

Kejaksaan Meksiko kembali menguak penemuan kuburan massal di dekat Guadalajara, Jalisco, Meksiko. Setidaknya 215 mayat ditemukan terkubur di kuburan massal itu.

"215 mayat telah ditemukan di kuburan (massal), di mana sejumlah besar telah diidentifikasi dan disediakan untuk keluarga mereka," kata Jaksa Penuntut Umum Gerardo Octavio Solis dalam konferensi pers virtual pada Sabtu (20/6), seperti dikutip dari AFP, Minggu (21/6/2020).

Sebagian besar kuburan terletak di tanah berpagar atau pertanian yang ditinggalkan di kota-kota Zapopan, Tlajomulco, Juanacatlan dan El Salto. Semuanya di daerah metropolitan Guadalajara.

Jaksa mengakui bahwa masih ada lima makam yang menunggu analisis karena kurangnya staf. Mereka memperingatkan bahwa begitu ini diselidiki, jumlah mayat akan bertambah.

Seperti diketahui, kejahatan terorganisir belum berhenti di Meksiko, meskipun pandemi virus Corona masih menyerang negara itu.

Para aktivis dan pembela hak asasi manusia mengaitkan kekerasan yang dialami di negara itu dengan tindakan keras militer yang kontroversial terhadap kejahatan terorganisir yang diluncurkan pada akhir 2006 oleh Presiden Felipe Calderon.

Menurut data resmi, sejak saat itu telah ada lebih dari 287.000 pembunuhan di negara itu. Kendati demikian, tidak jelas berapa banyak kasus yang terkait dengan pertempuran karena kejahatan terorganisir.

(mae/dhn)