×
Ad

KAI Evaluasi Sistem Operasional Usai Temuan KNKT soal Tabrakan KA Anggrek Vs KRL

Anggi Muliawati - detikNews
Rabu, 30 Sep 2026 08:15 WIB
Detik-detik Evakuasi Gerbong KRL Usai Tabrakan Maut di Bekasi Timur (Pradita Utama/detikFoto)
Jakarta -

PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan akan menindaklanjuti rekomendasi keselamatan yang disampaikan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait insiden kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur. KAI akan melakukan evaluasi dan penyempurnaan sistem operasional sesuai kewenangan perusahaan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan pihaknya menghargai proses investigasi keselamatan yang dilakukan KNKT. KAI juga memastikan akan bersikap kooperatif dalam menindaklanjuti rekomendasi yang disampaikan.

"KAI sangat kooperatif dalam setiap proses investigasi keselamatan yang dilakukan KNKT. Kami menerima rekomendasi yang disampaikan sebagai bahan evaluasi yang harus ditindaklanjuti secara serius. Keselamatan penumpang dan perjalanan kereta api adalah tanggung jawab yang tidak bisa ditawar," ujar Anne dalam keterangannya, Rabu (30/9/2026).

Anne mengatakan investigasi keselamatan tak berhenti pada mengetahui penyebab suatu kejadian. Menurut dia, hasil investigasi menjadi bahan untuk memastikan langkah perbaikan dilakukan secara tepat agar kejadian serupa tak terulang.

Dia mengatakan selama proses investigasi berlangsung, pihaknya juga telah melakukan sejumlah langkah antisipasi keselamatan. Di antaranya percepatan penanganan perlintasan sebidang melalui koordinasi dengan pihak terkait, pemberlakuan pembatasan operasi (BLB) di wilayah Bekasi, serta koordinasi berkelanjutan dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan terkait aspek prasarana.

Anne mengatakan KNKT telah menyampaikan rekomendasi keselamatan berdasarkan hasil investigasi dan analisis. Pihaknya akan menindaklanjutinya melalui evaluasi dan penyempurnaan pada aspek yang menjadi kewenangan perusahaan.

"Kami tidak ingin evaluasi berhenti sebagai dokumen. Rekomendasi KNKT harus diterjemahkan menjadi perbaikan di lapangan, baik pada prosedur, kesiapan sumber daya manusia, maupun koordinasi antarpihak, termasuk edukasi meningkatkan kesadaran masyarakat akan keselamatan di perlintasan sebidang. Kami akan memastikan tindak lanjutnya berjalan dan terus berkoordinasi dengan regulator serta stakeholder terkait," kata Anne.

Anne mengatakan KAI juga terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan prosedur keselamatan. Selain itu, memastikan kesiapan petugas serta mengevaluasi sistem dan proses operasional secara berkala.

"Kami memahami bahwa di balik setiap perjalanan kereta api ada kepercayaan masyarakat yang harus kami jaga. Karena itu, setiap evaluasi harus berujung pada perbaikan. KAI berkomitmen terus belajar, memperbaiki, dan memastikan perjalanan kereta api semakin aman dan andal," tutur Anne.

"KAI akan terus menjalankan rekomendasi keselamatan sesuai kewenangan perusahaan, berkoordinasi dengan regulator dan seluruh pemangku kepentingan, serta memastikan aspek keselamatan menjadi bagian utama dalam setiap pengembangan dan penyempurnaan operasional perkeretaapian," imbuh dia.




(amw/zap)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork