Jaksa KPK menghadirkan saksi bernama Antonius Sidauruk selaku staf operasional PT Mega Persada Globalindo sekaligus kepercayaan Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai, Orlando Hamonangan, sebagai saksi. Antonius membongkar sumber duit diduga suap ke Orlando.
Awalnya, Antonius mengungkap Orlando dua kali menerima duit dari Dedy Kurniawan Sukolo selaku Manajer Operasional Custom Clearance Pelabuhan pada Blueray Cargo (Grup). Dedy kini menjadi salah satu terdakwa dalam perkara ini. Antonius mengatakan dirinya bertemu dengan Dedy di salah satu hotel di Kemayoran.
"Kemudian seperti apa selanjutnya? Di situ, di tempat itu?" tanya jaksa dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2026).
"Di situ setelah ngobrol-ngobrol sama Pak Orlando, orang bapak ini, saya memang ada dikasih kayak shopping bag gitu, suruh bawa ke mobil aja gitu," jawab saksi.
"Setelah di dalam room itu, Orlando meminta kepada saksi dengan penyampaian, 'Lek, keluar ambil titipan uang dari Andri, terus bawa ke mobil, terus bilang ke driver untuk pulang?'," tanya jaksa.
"Iya, betul," jawab saksi.
Jaksa lalu menanyakan apakah Antonius sempat melihat uang yang ada dalam shopping bag tersebut. Antonius mengaku tak sempat melihatnya.
"Saya nggak pernah periksa kalau ada dari bapak itu," jawab saksi.
"Isinya nggak dilihat?" tanya jaksa.
Antonius kemudian mengaku ada shopping bag kedua yang diterimanya dari Dedy untuk diserahkan ke Orlando pada Januari 2026 di salah satu mal di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Di sana, kata Antonius, Dedy kembali menitipkan shopping bag untuk diserahkan ke Orlando.
"Penyampaiannya seperti apa?" tanya jaksa.
"Shopping bag juga, Pak," jawab saksi.
"Ada titipan, seperti itu ya?" tanya jaksa.
"Iya," jawab saksi.
(haf/haf)