KAI mendirikan pos tanggap darurat imbas kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi. Pos tanggap darurat dibuka selama 2 minggu.
"Kami extend pos tanggap darurat 2 minggu. 14 hari ke depan ada di Stasiun Gambir dan di Stasiun Bekasi Timur ini," ujar Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, dalam konferensi pers di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).
Basarnas juga menyatakan proses evakuasi korban kecelakaan KA telah selesai. Seluruh korban yang dievakuasi merupakan penumpang perempuan. Sebagai informasi, gerbong yang ditabrak KA Argo Bromo Anggrek merupakan gerbong khusus perempuan.
"100 persen yang kita evakuasi (korban) perempuan," kata Kabasarnas Mayjen M Syafii kepada wartawan di lokasi.
(isa/haf)