Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan saat ini akses jalan Sibolga dengan Tapanuli Tengah dan Tapanuli Utara masih terputus. Suharyanto menargetkan dalam tiga hari, akses jalan bisa dibuka kembali.
"Jalur yang menghubungkan Sibolga dengan Tapanuli Tengah, kemudian Tapanuli Utara, ke Tapanuli Tengah dan Sibolga, ini pun masih putus," kata Suharyanto dalam konferensi pers yang disiarkan langsung melalui YouTube BNPB, Sabtu (29/11/2025).
Dia mengatakan meskipun sejumlah titik longsor sudah mulai dibersihkan, namun pekerjaan pembersihan jalan masih terhambat. Hal itu dikarenakan banyaknya titik longsor yang terjadi sepanjang jalur, serta kondisi jalan yang sempit dan berada di bawah perbukitan.
"Kami akan bekerja terus, minta waktu ya mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama, target kami 3 hari kalau melihat kondisi sekarang, ini bisa tembus, bisa tembus," ujarnya.
"Kenapa sampai sekarang belum bisa tembus, saya ulangi, karena jalan itu relatif kecil, di bawah perbukitan dan longsornya bukan hanya satu titik, puluhan, puluhan titik," sambungnya.
Dia mengatakan alat berat yang ada cukup banyak. Namun, tak dapat bekerja secara serentak.
"Jadi yang bisa bekerja adalah hanya dua alat berat secara bekerja sama, sementara alat berat yang lainnya adalah standby untuk bergantian. Itu yang menjadi permasalahan, sehingga majunya pembersian longsor itu tidak cepat atau tidak sesuai yang diingatkan," paparnya.
(amw/dhn)