Legislator Minta Pemerintah Investigasi Viral Kayu Gelondongan di Banjir Sumut

Legislator Minta Pemerintah Investigasi Viral Kayu Gelondongan di Banjir Sumut

Taufiq Syarifudin - detikNews
Sabtu, 29 Nov 2025 18:53 WIB
Daniel Johan
Daniel Johan (Taufiq Syarifudin/detikcom)
Jakarta -

Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan menyoroti viralnya kayu gelondongan yang berserakan terbawa banjir di wilayah Sumatera Utara (Sumut). Ia meminta pemerintah membentuk tim investigasi untuk menjawab pertanyaan masyarakat.

"Itu sudah sangat viral ya, seluruh warga melihat dan terheran-heran bagaimana bencana banjir bukan hanya air, tetapi bahkan dipenuhi oleh begitu banyak kayu. Untuk menjawab keheranan tersebut dan menunjukkan keseriusan, kita mendorong pemerintah segera membentuk tim investigasi," kata Daniel saat menghadiri Kemah Nasional Lintas Iman di Buperta Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (29/11/2025).

Legislator Fraksi PKB ini ingin investigasi dilakukan dengan tuntas. Hal ini untuk memastikan ada atau tidak unsur pidana di balik bencana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tim harus menelusuri dari mana kayu-kayu itu sampai bisa hanyut segitu banyaknya. Apakah ada penebangan illegal logging? Siapa pelakunya? Seberapa besar hutan alam yang dirusak? Dan segera lakukan tindakan tegas terhadap pelanggar yang ada," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Ia akan mendorong Komisi IV DPR - yang membidangi pertanian, lingkungan hidup, dan kehutanan - memanggil kementerian terkait seperti Kementerian Kehutanan dalam Rapat Kerja (Raker).

"Ya tentu kita bertanya, dan kita akan mendorong nanti raker berikut secepatnya kita akan pertanyakan itu ya kepada Kementerian Kehutanan, kementerian terkait. Tetapi secara umum, pemerintah harus merespons cepat, segera bentuk tim investigasi ya. Sehingga masyarakat merasa tenang, masyarakat merasa percaya, trust, terhadap pemerintah," jelasnya.

Daniel meminta Kementerian Kehutanan menjadi leading sector dalam investigasi ini. Pemerintah dapat menggandeng aparat penegak hukum.

"Ya tentu Kementerian Kehutanan beserta seluruh penegak hukum. Ya, saling tim koordinasi," katanya.

Dia menambahkan, pembalakan liar atau kerusakan hutan tidak boleh dibiarkan. Ia khawatir dampak anomali cuaca akan semakin ekstrem dan meluas ke pulau-pulau lain di luar Sumatera.

"Yang paling penting tim investigasi ini adalah untuk mencegah tidak terulangnya kejadian serupa. Karena kalau terulang, anomali cuaca akan semakin kuat dan cepat. Enggak hanya di Sumatera, nanti seluruh pulau akan terlanda bencana," ucapnya.

Diketahui, rekaman video memperlihatkan kayu-kayu gelondongan terbawa arus banjir. Video itu diduga berasal dari Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Sejumlah warganet mengaitkan kayu-kayu tersebut dengan fenomena deforestasi di wilayah Sumatera yang terdampak banjir dan longsor dalam beberapa waktu terakhir.

Simak juga Video Kondisi Sibolga-Tapteng dari Udara Usai Dihantam Banjir-Longsor

(aik/aik)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads