Warga Serang Sebut Ibunya Ditahan Majikan di Jeddah, Minta Kemlu Turun Tangan

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Jumat, 19 Jan 2024 13:56 WIB
Foto: Bayu Permana menunjukan foto ibunya yang sudah berusia 69 tahun ditahan majikan di Jeddah, Arab Saudi (Foto: Bahtiar/Detikcom)
Serang -

Warga Serang bernama Bayu Permana (35) berharap pemerintah membantu memulangkan Maemuroh (69), TKI yang 16 tahun tidak pulang ke Serang, Banten. Bayu yang merupakan anak dari Maemuroh mengatakan sudah melaporkan mengenai ibunya ke Kementerian Luar Negeri melalui Direktorat PWNI.

"Iya sudah lapor, mohon semoga segera dapat membantu," kata Bayu ke wartawan di Serang, Jumat (19/1/2023).

Bayu mengatakan sudah melayangkan surat dan datang langsung ke Direktorat PWNI pada 28 Agustus 2023. Dia memohon agar ibunya dipulangkan karena sudah tidak kuat bekerja dengan majikannya di Jeddah.

"Sekarang kondisi ibu sudah tua," katanya.

Bayu menyebut selama 16 tahun, ibundanya ditahan oleh majikan di Jeddah. Bayu menuturkan, ibunya melewati momen penting yang terjadi di Serang. Salah satunya yakni tidak bisa hadir saat putra pertama ibundanya meninggal.

"Anak pertama meninggal, nggak datang ibu. Cucu-cucunya sudah pada gede-gede. Nikah anaknya nggak tahu, anaknya meninggal nggak tahu," ujarnya.

Bayu mengatakan sudah beberapa kali menanyakan melalui Hotline PWNI. Namun, Bayu kerap mendapat jawaban penanganan masih dalam proses.

"Saya memohon kepada pemerintah agar segera dipulangkan, ibu saya sudah lama, sudah 20 tahun lamanya di Arab Saudi. Mohon para pemerintah untuk membantu kepulangan," ujarnya.

Bayu menceritakan kondisi ibunya yang bekerja di Jeddah. Terakhir, lanjut dia, ibunya berangkat ke Arab Saudi tahun 2004 atau 20 tahun lalu. Pada 2008 Maemuroh pulang ke Serang dan kembali ke Saudi.

"Dari 2008 nggak pulang sampai sekarang, nggak ada kejelasan lagi sampai sekarang" ujarnya.

Bayu mengatakan ibunya diberangkatkan oleh salah satu perusahaan. Ibunya dibayar 600 real sebulan.

"Pengen pulang banget itu, di videonya ibu pengen pulang. Majikannya nggak mau mulangin, di sana nggak layak, 20 tahun nggak pernah lihat obat, kalau mau pulang ada ancaman. Katanya sana kabur, nanti ditangkap sama polisi," kata Bayu.

Simak juga 'Kala Penjelasan Disnakertrans soal TKI Disekap-Diborgol di Kamboja':






(bri/idn)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork