Peraih Adhi Makayasa di Sidang Sambo: Saya Jalankan Perintah tapi Dipidana

ADVERTISEMENT

Peraih Adhi Makayasa di Sidang Sambo: Saya Jalankan Perintah tapi Dipidana

Wilda Hayatun Nufus, Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 06 Des 2022 12:55 WIB
AKP Irfan Widyanto menjalani sidang agenda pembacaan dakwaan terkait perintangan penyidikan kasus pembunuhan Brigadir Yosua (Josua) (Wilda HN/detikcom)
AKP Irfan Widyanto (Wilda HN/detikcom)
Jakarta -

AKP Irfan Widyanto kecewa telah menjadi terdakwa perkara obstruction of justice dalam penyidikan pembunuhan terhadap Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Irfan merasa hanya menjalankan perintah tapi malah kini terancam pidana.

Hal itu diungkapkan Irfan dalam sidang lanjutan perkara itu untuk terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). Irfan merupakan peraih Adhi Makayasa yang adalah penghargaan untuk lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) yang dinilai berprestasi dalam tiga aspek, yakni akademis, jasmani, dan kepribadian. AKP Irfan Widyanto meraih penghargaan tersebut pada 2010.

Awalnya majelis hakim menanyakan apa perintah mantan Kaden A Ropaminal Divisi Propam Polri Kombes Agus Nurpatria pada Irfan. Menurut Irfan, dirinya mendapat perintah untuk mengganti DVR CCTV di kompleks Polri Duren Tiga.

"Ketika saya masuk ke dalam saya langsung masuk menemui Pak Agus di depan sambil merangkul ditunjukkan di depan CCTV di gapura," ucap Irfan dalam persidangan di PN Jaksel, Selasa (6/12/2022).

"Singkat cerita Saudara mengganti DVR gitu?" tanya hakim kemudian.

"Siap, Yang Mulia," jawab Irfan.

Setelah itu, Irfan mengaku terbelit kasus ini. Dia mengaku tidak tahu-menahu tentang skenario karena hanya menjalankan perintah.

"Saya menjalankan perintah namun ternyata ada perintah tersebut disalahartikan," ucap Irfan.

"Maksudnya disalahartikan?" tanya hakim.

"Menurut saya itu perintah yang wajar dan normal namun kenapa saya yang dipidanakan," kata Irfan.

Selanjutnya

Simak juga 'Agus Nurpatria Bantah Hendra Intimidasi Keluarga Yosua saat di Jambi':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT