Ternyata, Pelat RFQ di Mobil Tabrak 9 Motor di Jakut Bodong!

ADVERTISEMENT

Ternyata, Pelat RFQ di Mobil Tabrak 9 Motor di Jakut Bodong!

Yogi Ernes - detikNews
Sabtu, 26 Nov 2022 14:41 WIB
ilustrasi kecelakaan
Foto: dok. detikcom
Jakarta -

Polisi telah menelusuri pelat RFQ di mobil Toyota Land Cruiser yang menabrak sembilan motor di kawasan Sunter, Jakarta Utara. Pelat RFQ itu dipastikan bodong.

"Itu pelatnya nggak sesuai," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman saat dihubungi, Sabtu (26/11/2022).

Pengemudi kendaraan Land Cruiser itu diketahui pria inisial SH. Latif mengatakan SH hanya memasang pelat RFQ itu di kendaraan miliknya.

"Dia kan hanya masang, nggak asli," ujar Latif.

Latif menegaskan mobil Toyota Land Cruiser berpelat B-1022-RFQ yang menabrak sembilan motor di Sunter itu bukan kendaraan pejabat.

"Itu bukan pejabat, bukan pejabat. Hanya memakai nomor itu," katanya.

Kecelakaan yang melibatkan mobil Land Cruiser dengan pelat RFQ itu terjadi pada Kamis (24/11) sekitar pukul 02.00 WIB. Mobil melaju di Jalan Danau Sunter dari arah selatan dan timur.

Olah tempat kejadian perkara (TKP) telah dilakukan penyidik di lokasi. Polisi menyebut karakteristik ruas jalan yang bergelombang menjadi salah satu pemicu kecelakaan terjadi.

"Dari hasil keterangan saksi dan olah TKP kami, saat kami datangi TKP, apabila bila dilihat dari geometrik dan karakteristik jalan itu, kan semula jalan datar, terus kemudian tiba-tiba nanjak," kata Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara Kompol Edi Purwanto saat dihubungi, Jumat (25/11).

Sopir mobil Land Cruiser inisial SH awalnya melaju di jalan yang datar. Namun SH tidak menyadari ruas jalan berubah ke posisi tanjakan.

Edi juga menyebut SH yang memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi menjadi salah satu faktor kecelakaan tersebut.

"Dia lalai dengan kecepatan tinggi yang semula dia di jalan datar dan tiba-tiba nanjak. Dia tidak sadar akhirnya kendaraan itu mental," ungkap Edi.

Sopir Dites Urine

Selain olah TKP, polisi melakukan tes urine terhadap SH. Hal itu untuk memastikan dugaan sopir dalam pengaruh alkohol saat kecelakaan terjadi.

"Dari hasil pemeriksaan urine itu hasilnya negatif," katanya.

Lebih lanjut Edi mengatakan pihaknya tidak melakukan proses hukum lanjutan kepada SH. Pemobil Land Cruiser itu pun telah dipulangkan setelah sempat diperiksa di Satlantas Polres Metro Jakarta Utara.

"Sopir sudah dimintai keterangan. Karena ini kerugian material, tidak kami lakukan penahanan," katanya.

(ygs/mei)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT