Polisi yang Tangani Kasus Perkosaan Sesama Pegawai Kemenkop Diperiksa Propam

ADVERTISEMENT

Polisi yang Tangani Kasus Perkosaan Sesama Pegawai Kemenkop Diperiksa Propam

M Sholihin - detikNews
Rabu, 23 Nov 2022 16:17 WIB
Wakil Kepala Polres Kota Bogor AKBP Ferdy Irawan. (M Sholihin/detikcom)
Wakil Kepala Polres Kota Bogor AKBP Ferdy Irawan (M Sholihin/detikcom)
Bogor -

Wakapolresta Bogor Kota AKBP Ferdy Irawan menyebut Propam Polda Jabar tengah mendalami dugaan pelanggaran dalam proses penyidikan kasus pemerkosaan sesama pegawai Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) di Polresta Bogor. Beberapa penyidik telah diperiksa.

"Kalau masalah adanya kemungkinan pelanggaran yang dilakukan oleh penyidik yang dulu menangani kasus itu (kasus dugaan pelecehan sesama pegawai Kemenkop), Propam Polda Jabar sudah bekerja," kata Ferdy kepada detikcom, Rabu (23/11/2022).

"Yang menangani adalah Propam Polda Jabar, yang juga akan menilai apakah dulu prosesnya ada mekanisme yang dilanggar atau ada pelanggaran yang dilakukan, itu dari Polda, Propam Polda Jabar yang akan melakukan prosesnya," tambahnya.

Ferdy mengatakan pemeriksaan oleh Propam Polda Jabar tidak akan mengganggu proses penyidikan kasus pelecehan sesama pegawai Kemenkop yang kini dibuka lagi. Saat ini, Polresta masih menunggu undangan gelar perkara khusus bersama Polda Jabar.

"Nanti itu akan ada mekanisme tersendiri. Jadi itu tidak akan menghambat proses penyidikan yang kita laksanakan. Itu dua hal berbeda. Kita tetap laksanakan rekomendasi dari hasil rakor, dan tetap ikuti penyidikan propam soal dugaan obstruction of justice," ujar Ferdy.

"Jadi nanti di Propam prosesnya akan berjalan juga. Saya nggak tahu hasilnya bagaimana, tapi itu akan ada prosesnya tersendiri," tambahnya.

Ferdy mengaku belum bisa memastikan ada tidaknya dorongan dari penyidik Polresta Bogor Kota agar terjadi perdamaian antara korban dan terlapor hingga terjadi pernikahan. Hal tersebut masih dalam pemeriksaan Propam Polda Jabar.

"Kalau soal apakah ada penyidik yang mengarahkan agar terjadi pernikahan, saya belum bisa pastikan. Tetapi berdasarkan keterangan penyidik, proses perdamaian sampai terjadinya pernikahan itu datang dari mereka, korban dan terlapor," ujarnya.

"Terkait dugaan itu (adanya pelanggaran), sekarang masih dalam proses penyelidikan Propam Polda Jabar, Propam sudah bekerja," tambahnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Lihat Video: LPSK Duga Ada Obstruction of Justice di Kasus Pemerkosaan Pegawai Kemenkop

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT