Perseteruan Panjang Japto Vs Wanda Hamidah soal Kasus Eksekusi Rumah

ADVERTISEMENT

Perseteruan Panjang Japto Vs Wanda Hamidah soal Kasus Eksekusi Rumah

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 17 Nov 2022 06:47 WIB
Wanda Hamidah
Wanda Hamidah (Foto: Instagram @wanda_hamidah)
Jakarta -

Kisruh sengketa kepemilikan lahan antara Ketua Umum MPN Pemuda Pancaila (PP) Japto Soerjosoemarno dengan politikus Wanda Hamidah semakin berkepanjangan. Sengketa lahan tersebut berujung Wanda Hamidah dipolisikan.

Pihak Japto Soejosoemarno melporkan Wanda Hamidah atas tuduhan pencemaran nama baik. Sementara paman Wanda Hamidah, Hamid Husein ditetapkan sebagai tersangka dala kasus penyerobotan lahan.

Kisruh antara Wanda Hamidah dan pihak Japto Soerjosoemarno ini mencuat ke publik saat Pemkot Jakarta Pusat hendak melakukan pengosongan rumah di Jl Citanduy No.1 Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, yang ditempati keluarga besar Wanda pada Kamis (13/10/2022). Eksekusi ini berujung kericuhan.

Berikut rangkaian perseteruan antara pihak Japto dengan Wanda Hamidah terkait eksekusi rumah yang dirangkum pada Kamis (17/11/2022).

Eksekusi Rumah Berujung Ricuh

Kamis (13/10/2022) siang, petugas Satpol PP dibantu PPSU Kelurahan Menteng mengosongkan rumah keluarga besar Wanda Hamidah. Sejumlah perabotan dari dalam rumah dikeluarkan dan dimasukkan ke dalam sebuah truk.

Namun eksekusi rumah tersebut berakhir ricuh. Aksi dorong-dorong dari Satpol PP juga terjadi di lokasi. Terlihat beberapa petugas Satpol PP mendorong pagar rumah Wanda Hamidah.

"Ini rumah saya, ya, ini rumah saya. Ya Satpol PP sudah terobos masuk ke dalam tanpa perintah pengadilan. Satpol PP sudah melakukan perusakan. Kesewenangan sudah terjadi di sini," jelas Wanda.

"Ini siap-siap mau angkat saya nih. Sudah melakukan pidana kami akan laporkan," tambahnya.

Pemkot Sebut Lahan Milik Japto

Pemkot Jakarta Pusat menyatakan lahan tersebut adalah milik Japto Soerjosoemarno. Pada sebidang lahan milik Japto Soerjosoemarno ini berdiri empat bangunan, salah satunya adalah rumah yang kini ditempati oleh keluarga besar Wanda Hamidah.

Menurut pihak Pemkot Jakarta Pusat, Japto Soerjosoemarno adalah pemilik sah berdasarkan alas hak surat hak guna bangunan (SHGB) sejak 2012. Sementara keluarga besar Wanda Hamidah hanya memegang surat izin penghunian (SIP), yang mana masa berlakunya habis sejak 2012.

"Pak Japto membeli ini. Awalnya punya SHGB itu, kemudian dibeli oleh beliau, kemudian diterbitkan. Karena ini tanah negara. Yang (punya) SIP ini dia (Wanda) tetapi sebagai penghuni, dan SIP sudah mati sejak tahun 2012," kata Kabag Hukum Pemkot Jakpus Ani Suryani kepada wartawan di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (13/10/2022).

Lihat juga video 'Trauma yang Dirasakan Wanda Hamidah Usai Rumahnya Dieksekusi':

[Gambas:Video 20detik]



Baca selanjutnya: paman Wanda Hamidah tersangka....



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT