Di Balik Sikap RI Tolak Usul AS soal Debat Isu Uighur

ADVERTISEMENT

Di Balik Sikap RI Tolak Usul AS soal Debat Isu Uighur

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 08 Okt 2022 06:05 WIB
Negara Barat jatuhkan sanksi kepada China atas pelanggaran HAM terhadap Muslim Uighur
Foto: Kamp Uighur di Xinjiang, China (BBC World)
Jakarta -

Delegasi Pemerintah Indonesia menolak usul Amerika Serikat soal penyelenggaraan debat tentang situasi Uighur di Xinjiang, China, di Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB. Ada penjelasan di balik penolakan Indonesia tersebut.

Indonesia menyebut usulan tersebut tidak akan menyelesaikan masalah HAM di wilayah tersebut. Indonesia menilai usul ini tidak menghasilkan kemajuan berarti.

"Indonesia memandang pendekatan yang diajukan oleh negara pengusung dalam Dewan HAM hari ini tidak akan menghasilkan kemajuan yang berarti, utamanya karena tidak mendapat persetujuan dan dukungan dari negara yang berkepentingan," kata Wakil Tetap RI di Jenewa Dubes Febrian A Ruddyard, dalam keterangannya, Jumat (7/10/2022).

"Berdasarkan pertimbangan pertimbangan tersebut, Indonesia tidak dalam posisi untuk mendukung rancangan keputusan mengenai penyelenggaraan debat tentang situasi HAM di Wilayah Otonomi Xinjiang Uyghur," ujarnya.

Namun, Febrian menyampaikan bahwa Indonesia berkomitmen untuk menyelesaikan masalah Uighur. Indonesia merasa perlu berperan aktif untuk menjaga kondisi di Uighur.

"Sebagai negara dengan populasi umat Muslim terbesar di dunia dan sebagai demokrasi yang aktif dan dinamis, Indonesia tidak bisa menutup mata terhadap kondisi saudara dan saudari Muslim di bagian dunia lainnya," katanya.

"Adalah tanggung jawab Indonesia sebagai bagian dari umat Islam, untuk saling menjaga satu sama lain," sambungnya.

Dia mengatakan ada sejumlah hal yang telah dilakukan Indonesia di kasus Uighur. Seperti hubungan antarkomunitas muslim Indonesia dan muslim Uighur serta diskusi antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah China.

"Komunitas Muslim Indonesia dan masyarakat sipil juga terus memberikan perhatian khusus terhadap situasi umat Muslim Uyghur," katanya.

"Berkenaan dengan hal ini, dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah melakukan diskusi dengan Pemerintah dan masyarakat Tiongkok terkait pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia umat Muslim Uighur," ucapnya.

Simak selengkapnya di halaman berikut

Simak Video: Laporan PBB: China Langgar HAM Serius Kelompok Uighur di Xinjiang

[Gambas:Video 20detik]






ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT