Permintaan Maaf Wagub DKI Buntut Sistem Baru TransJ Bikin Antrean

ADVERTISEMENT

Permintaan Maaf Wagub DKI Buntut Sistem Baru TransJ Bikin Antrean

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 06 Okt 2022 20:42 WIB
Penumpang TransJ di Cibubur Junction Mengular Imbas Sistem Baru
Foto: Dwi Rahmawati/detikcom
Jakarta -

Perubahan sistem kartu penumpang TransJakarta masih menyebabkan antrean di sejumlah halte. Beberapa penumpang masih belum mengetahui aturan satu kartu untuk satu penumpang yang mulai diberlakukan dua hari lalu.

Antrean penumpang TransJakarta hari ini terlihat di Halte Busway Cibubur Junction, Jakarta Timur. Antrean mengular di rute TransJakarta Cibubur-BKN.

Pantauan di lokasi, Kamis (6/10/2022), lebih dari 30 penumpang menunggu hingga membentuk letter U. Terlihat ada 3 bus TransJakarta rute Cibubur-BKN yang standby di depan halte.

Salah satu penumpang, Witri (48), mengeluh dengan lamanya antrean. Pasalnya sebelum penerapan sistem kartu baru, antrean TransJakarta di Halte Cibubur Junction tidak parah.

"Dari hari Senin kalau nggak salah, aduh iya berubahnya malah nggak efektif karena waktunya. Kita juga sudah datang pagi-pagi ternyata mesti ngantre, sebelumnya nggak kayak gini," papar Witri saat ditemui di lokasi.

Penumpang lain, Mistar (42), menilai sistem baru memperlambat. Dia mengaku sampai harus tap kartu berulang kali.

"Jadi lama antrenya nggak seperti biasa sekali nempel langsung jalan, kan ribet," kata Mistar. Kadang-kadang sampai 2 kali, karena sistemnya belum ini (siap) kali," ucapnya.

Mistar berharap antrean di TransJakarta Cibubur Junction bisa dipecah dengan penambahan armada.

"Diperbanyak armada, soalnya memperlambat. Kurang efektif, biasanya mah lancar cepat," tandasnya.

Wagub DKI Minta Maaf

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyampaikan permohonan maaf atas penerapan sistem baru TransJakarta yang menyebabkan antrean panjang. Riza berjanji akan mencarikan solusi atas permasalahan itu.

"Kami memohon maaf yang terjadi tentu menjadi evaluasi bagi kita, TransJakarta sudah memahami, mengerti dan terus akan dicarikan solusi terbaiknya," kata Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan.

Riza menuturkan pembaharuan sistem itu diperuntukkan buat mendukung jalannya penerapan tarif integrasi transportasi untuk tiga mode kendaraan umum, yaitu TransJakarta, LRT, dan MRT. Kendati begitu, Riza memandang setidaknya kendala ini muncul di awal penerapan tarif integrasi sehingga ke depannya bisa disiapkan langkah antisipasi.

Karena itu, dia memastikan peristiwa ini dijadikan sebagai bahan evaluasi. Dia menginstruksikan agar direksi TransJakarta segera mencari akar permasalahan ini.

"Jadi ini menjadi evaluasi, pembelajaran bagi TransJakarta supaya dicek kembali apa sesungguhnya yang terjadi. Apakah kesalahan pada kartu atau justru pada card reader itu sendiri. Nanti ini akan kita lihat," terangnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memilih enggan merespons soal pemberlakuan sistem baru TransJakarta. Perkara teknis, Anies menyerahkan Direksi TransJakarta untuk memberikan penjelasan.

"Teknis sama direksi saja, jangan sama saya. Pak Yana nanti jawab, ya," ujarnya singkat.

Simak video 'Kebijakan Baru TransJ Bikin Antrean Mengular di Sejumlah Halte':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT