Ribetnya Penumpang TransJakarta Sekarang gegara Perubahan Sistem Kartu

ADVERTISEMENT

Ribetnya Penumpang TransJakarta Sekarang gegara Perubahan Sistem Kartu

Yogi Ernes, Haris Fadhil - detikNews
Rabu, 05 Okt 2022 10:20 WIB
Bus TransJakarta mulai beroperasi 24 jam. Kendaraan umum tersebut sering digunakan masyarakat Jakarta sebagai sarana transportasi dalam kegiatan sehari-hari.
Ilustrasi bus TransJakarta (Foto: Getty Images/holgs)
Jakarta -

PT TransJakarta dan JakLingko melakukan perubahan sistem kartu yang digunakan untuk pembayaran. Perubahan ini membuat panjang dan waktu antrean untuk naik dan turun bus atau halte makin lama.

detikcom coba menjajal bus TransJakarta yang kini telah menerapkan sistem kartu baru, Rabu (5/10/2022). Kali ini, detikcom menaiki bus rute Kampung Rambutan-Blok M dari titik tunggu bus di seberang Stasiun Duren Kalibata, Jakarta Selatan.

Karena naik dari luar halte TransJakarta alias bus non-BRT, penumpang harus tap on bus alias melakukan pembayaran dengan menempelkan kartu pada alat yang dipasang pada pintu masuk bus. Para penumpang pun harus beberapa kali melakukan tap karena ada pemberitahuan 'kartu terblokir' atau 'kartu telah digunakan' pada alat tap on bus.

Sopir bus TransJakarta tersebut mengarahkan penumpang agar mengangkat kartu jika ada pemberitahuan 'kartu terblokir' atau 'kartu sudah digunakan' pada alat. Penumpang diminta mengulangi tap on bus hingga muncul pemberitahuan 'kartu direset' atau pembayaran berhasil Rp 3.500.

Akibat penumpang harus bolak-balik tap di alat pembayaran, proses naik ke bus pun makin lama serta antrean semakin panjang di luar bus. Penumpang yang sudah ikut antre harus rela tak bisa naik karena kondisi bus sudah penuh.

Petugas di bus mengatakan penumpang yang turun di luar halte TransJakarta tidak perlu tap out di alat yang terpasang di bus. Sementara itu, penumpang yang turun di halte TransJakarta diharuskan tap out pada alat yang terpasang di setiap gate halte. Tapi perlu diingat bahwa saldo di kartu terpotong saat tap out, sehingga ketika penumpang tidak tap out saat turun di luar halte, maka ada risiko kemudian hari ketika naik TransJakarta lagi dari halte.

Sistem kartu baru ini juga memicu antrean saat proses tap out, seperti yang terjadi di halte Mampang Prapatan. Penumpang yang baru turun dari bus harus berulang kali tap atau menempelkan kartu pada gate yang tersedia.

Petugas halte TransJakarta mengarahkan penumpang agar mengangkat kartu jika ada pemberitahuan 'kartu terblokir' atau 'kartu sudah digunakan' pada alat. Penumpang diminta mengulangi tap out hingga muncul pemberitahuan 'kartu direset' atau pembayaran berhasil Rp 3.500. Bolak-balik tap kartu itu memakan waktu lama untuk 1 orang.

Pemotongan Saldo Kartu Uang Elektronik

detikcom juga mengecek riwayat pembayaran kartu uang elektronik setelah ada pembaruan sistem. Hasilnya, jika melakukan tap on bus, maka saldo di kartu langsung terpotong.

Sementara itu, jika tap in di gate halte dan tidak tap out di gate halte, saldo belum terpotong. Saldo baru terpotong saat melakukan tap out di gate halte TransJakarta lagi.

Contohnya, seorang penumpang yang melakukan tap in di halte TransJakarta Mampang Prapatan pada Selasa (4/10) malam. Penumpang itu kemudian naik bus non-BRT dan turun di Stasiun Kalibata, maka saldo kartu uang elektroniknya belum berkurang.

Risikonya, kartu yang digunakan akan tercatat 'kartu terblokir' atau 'kartu telah digunakan' saat hendak naik ke bus TransJakarta lagi pada Rabu (5/10) pagi. Saldonya akan terpotong saat penumpang itu keluar atau tap out di gate halte TransJakarta.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Simak juga Video: Kebijakan Baru TransJ Bikin Antrean Mengular di Sejumlah Halte

[Gambas:Video 20detik]




ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT