ADVERTISEMENT

Gurita Suap Belum Berakhir dari Eks Penyidik KPK

Dhani Irawan - detikNews
Kamis, 18 Agu 2022 12:25 WIB
Mantan penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju alias Robin (baju batik) dan Maskur Husain menjalani sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (6/12/2021).
AKP Stepanus Robin Pattuju (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

AKP Stepanus Robin Pattuju memang telah divonis bersalah, tetapi gurita perkaranya masih membelit satu demi satu orang yang pernah disebut terlibat. Mantan penyidik KPK itu memang sungguh keterlaluan karena main mata di tubuh lembaga antirasuah.

Sedikit menyegarkan ingatan tentang sosok yang biasa disebut AKP Robin itu awalnya terbongkar dengan dugaan menerima suap dari M Syahrial, yang kala itu sebagai Wali Kota Tanjungbalai. Dari pengusutan, muncullah nama-nama lain, termasuk salah satu pesohor, yaitu Azis Syamsuddin, yang saat itu sebagai Wakil Ketua DPR.

Singkatnya, AKP Robin diadili bersama seseorang bernama Maskur Husain. Hakim menyebut AKP Robin bersama Maskur Husain terbukti menerima suap total Rp 11 miliar dan USD 36 ribu atau sekitar Rp 11,5 miliar.

"Bahwa Stepanus Robin Pattuju dan Maskur Husain telah menerima Rp 11.025.077.000 dan USD 36.000 dari sejumlah pihak terkait beberapa perkara tipikor yang sedang diproses hukum KPK," kata hakim anggota Jaini Bashir saat membacakan putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakpus, Rabu (11/1/2022).

Berikut ini rincian uang yang diterima AKP Robin:

1. Mantan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial sejumlah Rp 1.695.000.000;
2. Mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin dan Aliza Gunado sejumlah Rp 3.099.887.000 dan USD 36.000;
3. Mantan Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna sejumlah Rp 507.390.000;
4. Usman Effendi sejumlah Rp 525.000.000;
5. Mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari sejumlah Rp 5.197.800.000.

Hakim mengatakan, dari perkara M Syahrial, uang senilai Rp 1,6 miliar itu dibagi dua oleh Robin. Menurut hakim, dari uang itu Robin mendapat Rp 497 juta dan Maskur menerima Rp 1,25 miliar.

"Walkot Tanjungbalai M Syahrial memberikan uang sejumlah Rp 1,695 miliar dengan mengirim uang sebanyak sembilan kali. Uang tersebut dibagi oleh Robin dan Maskur, di mana Robin menerima Rp 497 juta dan Maskur menerima Rp 1,250 miliar," ujar hakim.

Kemudian, soal uang dari Azis Syamsuddin, hakim menyebut itu berkaitan dengan pengurusan perkara yang melibatkan Azis Syamsuddin dan Aliza Gunado di KPK. Hakim menyebut penyerahan uang tersebut dilakukan berkali-kali.

"Bahwa Terdakwa telah menerima dari Azis Syamsuddin sejumlah Rp 3.099.887.000 dan USD 36.000," papar hakim.

Divonis 11 Tahun Penjara

Atas perbuatannya itu, AKP Robin divonis 11 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan. Robin juga dikenai pidana tambahan berupa membayar uang pengganti Rp 2 miliar.

Dia divonis bersama Maskur Husain karena dinyatakan bersalah menerima suap dari sejumlah orang.

Maskur Husain divonis 9 tahun dan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan. Maskur juga dikenai pidana pengganti Rp 8 miliar.

Nama-nama pemberi suap ke AKP Robin itu lantas dijerat satu per satu oleh KPK. Siapa saja?

Lihat juga video 'Azis Syamsuddin Hadapi Sidang Tuntutan Kasus Suap AKP Robin':

[Gambas:Video 20detik]



Silakan ke halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT