Bantu Tersangka KPK Jadi Alasan BW Mundur dari TGUPP Anies Baswedan

ADVERTISEMENT

Bantu Tersangka KPK Jadi Alasan BW Mundur dari TGUPP Anies Baswedan

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Kamis, 21 Jul 2022 07:23 WIB
Bambang Widjojanto (BW)
Bambang Widjojanto (kanan) / Foto: Wilda/detikcom
Jakarta -

Bambang Widjojanto (BW) mundur dari Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) yang dibentuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. BW mundur karena ingin fokus membantu tersangka kasus dugaan korupsi Mardani H Maming melawan KPK di praperadilan.

Pengacara tersangka KPK Mardani Maming lainnya, Denny Indrayana, awalnya menyebut Bambang Widjojanto nonaktif dari TGUPP. Dia mengatakan BW bukan sekadar cuti dari TGUPP.

"Kemarin saya mendengar sendiri terkait dengan TGUPP beliau mengatakan nonaktif. Jadi tidak lagi cuti ya, nonaktif dari TGUPP," kata Denny di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (20/7/2022).

"Selebihnya, lebih baik ditanyakan ke mas BW kan tidak pas kalau saya," sambungnya.

BW Ngaku Mundur dari TGUPP

BW kemudian buka suara soal posisinya di TGUPP. Dia menyatakan dirinya sudah mundur dari TGUPP.

"Ya betul. Saya sebaiknya tidak aktif agar lebih fokus di praperadilan," ucap BW kepada detikcom, Rabu (20/7/2022).

Dia mengatakan dirinya mundur dari TGUPP untuk mengurangi potensi konflik kepentingan. BW mengaku sudah bicara soal pengunduran diri tersebut kepada koleganya sebelum pembacaan permohonan praperadilan.

"Meminimalisasi potensi konflik kepentingan. Pada acara sebelum pembacaan permohonan praperadilan kemarin sudah saya kemukakan pada beberapa kolega media," ujarnya.

KPK Serang BW di Praperadilan

Meski BW menyatakan telah mengundurkan diri dari TGUPP, KPK tetap meminta BW dicoret dari daftar pengacara Mardani Maming. Ada sejumlah hal yang menjadi alasan KPK meminta BW dicoret.

"Memerintahkan demi hukum kepada kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk mencoret kuasa hukum pemohon atas nama Bambang Widjojanto dalam Surat Kuasa Khusus tanggal 25 Juni 2022 yang telah didaftarkan/diregister di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan," kata Kepala Biro Hukum KPK Ahmad Burhanuddin dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (20/7/2022).

Burhanuddin kemudian menyinggung soal BW yang pernah menjadi pimpinan KPK pada 2011-2015. Burhanuddin mengatakan KPK masih punya kewajiban memberikan bantuan hukum dan perlindungan ke BW.

"Meskipun Bambang Widjojanto sudah tidak menjabat sebagai pimpinan KPK, Wakil Ketua, namun masih terdapat hubungan hukum antara Bambang Widjojanto dengan KPK, karena KPK berkewajiban untuk memberikan bantuan hukum dan perlindungan keamanan terhadap Bambang Widjojanto terkait dengan pelaksanaan tugas dan kewenangannya selama menjabat sebagai pimpinan KPK," ucapnya.

Dia kemudian menyoroti posisi BW sebagai Ketua Bidang Hukum dan Pencegahan Korupsi TGUPP DKI. Menurutnya, ada benturan kepentingan BW dengan Mardani Maming sehingga melanggar aturan.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Simak Video: Wagub DKI soal BW Mundur dari TGUPP: Sudah Tepat

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT