Peristiwa Penting di Jeda 3 Hari Tewasnya Brigadir J hingga Dirilis Polisi

ADVERTISEMENT

Peristiwa Penting di Jeda 3 Hari Tewasnya Brigadir J hingga Dirilis Polisi

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 14 Jul 2022 13:32 WIB
Foto rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Foto: Ketua RT Seno.
Rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo yang menjadi lokasi baku tembak Brigadir J dan Bharada E (dok. detikcom)

Minggu, 10 Juli 2022

7. Keluarga Temukan Kejanggalan Jenazah Brigadir J

Pihak keluarga sempat dilarang membuka peti jenazah Brigadir Yosua dengan alasan sudah menjalani proses autopsi. Orang tua Brigadir Yosua tetap ingin membuka peti itu. Mereka tak mau tanda tangan penyerahan jenazah jika peti tak dibuka.

"Lalu setelah runding-runding barulah dibuka petinya dan dilihat cuma sebatas dua kancing pakaian saja waktu itu dibuka sambil menunjukkan kalau di tubuhnya sudah dilakukan autopsi," ucap Rohani.

Pada saat itu, polisi utusan dari Jakarta lantas menjelaskan tentang luka-luka yang ada di tubuh Brigadir Yosua. Mereka juga menjelaskan kronologi insiden baku tembak di antara dua polisi itu.

Pada Minggu (10/7), keluarga kembali penasaran dengan kondisi tubuh Brigadir Yosua yang disebut tewas akibat baku tembak dengan dugaan yang dibeberkan.

"Pada hari Minggu kami buka lagi peti itu. Di situ kami lihatlah ada kejanggalan mulai dari bentuk sayatan di muka, lalu ada luka lebam di perut, lalu kami buka kaos kaki nya ada juga luka di bagian kaki itu. Cuman di bagian pinggang yang celananya tidak kami buka, cuma bagian atas sampai pinggang serta kaus kakinya saja, dan di situ kami lihat ada kejanggalan," ucap Rohani.

Senin, 11 Juli 2022

8. Kematian Brigadir J Terungkap

Kasus tewasnya Brigadir J terungkap setelah tiga hari kejadian baku tembak di rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan peristiwa itu terjadi di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan (Jaksel), Jumat (8/7/2022), pukul 17.00 WIB.

"Saat itu, Saudara Brigadir J berada atau memasuki rumah salah satu pejabat Polri di perumahan dinas Duren Tiga, kemudian ada anggota lain atas nama Bharada E menegur dan saat itu yang bersangkutan mengacungkan senjata, kemudian melakukan penembakan dan Bharada E itu menghindar dan membalas tembakan terhadap Brigadir J. Akibat penembakan yang dilakukan Bharada E itu mengakibatkan Brigadir J meninggal dunia," kata Ramadhan, Senin (11/7).

Dia mengatakan kasus ini ditangani Propam Polri dan Polres Metro Jakarta Selatan. Motif penembakan masih didalami.

9. Bharada E Diamankan

Bharada E menembak Brigadir J hingga tewas. Bharada E diamankan untuk diproses lebih lanjut.

"Saat ini kasus sedang didalami, ditelusuri lebih jauh oleh Propam Mabes dan Polres Jakarta Selatan. Jenazah sudah dibawa ke keluarga di Jambi dan Bharada E telah diamankan untuk diproses lebih lanjut," ucap Ramadhan.


(jbr/tor)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT