Peristiwa Penting di Jeda 3 Hari Tewasnya Brigadir J hingga Dirilis Polisi

ADVERTISEMENT

Peristiwa Penting di Jeda 3 Hari Tewasnya Brigadir J hingga Dirilis Polisi

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 14 Jul 2022 13:32 WIB
Foto rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Foto: Ketua RT Seno.
Rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo yang menjadi lokasi baku tembak Brigadir J dan Bharada E (dok. detikcom)

Sabtu, 9 Juli 2022

Sehari setelah peristiwa baku tembak yang menewaskan Brigadir J, terjadi rangkaian peristiwa lain yang terkait proses penyelidikan.

5. Decoder CCTV Kompleks Ferdy Sambo Diganti

Ketua RT setempat, Mayjen Pol (Purn) Seno Sukarto, mengatakan alat CCTV di pos satpam dekat rumah Ferdy Sambo diganti sehari setelah kejadian.

"Maksudnya itu bukan CCTV di rumah Pak Sambo (yang diganti), (tetapi) CCTV alatnya yang di pos (yang diganti)," kata Seno kepada wartawan, Rabu (13/7).

Seno mengaku tak tahu detail bagaimana decoder CCTV tersebut diganti seusai penembakan di rumah Irjen Ferdy Sambo. Dia mengaku hanya mendapat laporan tersebut dari satpam.

"Digantinya hari Sabtu (9 Juli), saya tahunya hari Senin (11 Juli)," ujarnya.

Polres Metro Jaksel menjelaskan decoder CCTV tersebut diambil dalam rangka penyitaan. Budhi mengatakan CCTV di pos satpam kemudian diganti dengan yang baru.

"Mungkin yang dimaksud adalah dekoder CCTV lingkungan yang ada di pos (sekuriti), karena yang lama disita (penyidik)," ujar Kombes Budhi, Rabu (13/7).

"Dan agar CCTV di lingkungan Kompleks Aspol Duren Tiga tersebut tetap beroperasi, maka diganti yang baru," katanya.

6. Jenazah Brigadir J Diterima Keluarga

Pada Sabtu (9/7) pagi, jenazah Brigadir J dijemput di kargo Bandara Sultan Taha, Jambi. Saat itu, ada beberapa orang polisi dari Jakarta yang diutus untuk mengantarkan jenazah.

Jenazah Brigadir Yosua saat itu sudah terbungkus rapi di dalam peti. Keluarga sontak histeris karena Yoshua diketahui kerja baik-baik di Jakarta.

"Kami histerislah tadinya dia kerja bagus-bagus kok bisa tertembak," ungkap tante Brigadir J, Rohani.

Sabtu malam, orang tua Brigadir Yosua tiba di Jambi. Mereka kemudian meminta peti jenazah itu dibuka agar pihak keluarga bisa melihat Brigadir Yosua untuk terakhir kali.

Simak yang terjadi di hari Minggu dan Senin (10-11/7) di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT