Rumah Guru di Depok 'Digeruduk' Usai Singgung HRS, Polisi: Tak Ada Persekusi

ADVERTISEMENT

Rumah Guru di Depok 'Digeruduk' Usai Singgung HRS, Polisi: Tak Ada Persekusi

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 05 Jul 2022 19:58 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan
Kombes Endra Zulpan (Karin/detikcom)
Jakarta -

Rumah seorang guru bernama Eni di Sawangan, Depok, didatangi sejumlah ibu-ibu usai mencuit yang menyinggung Habib Rizieq Shihab (HRS) di kasus Holywings. Polisi memastikan tidak ada persekusi yang terjadi di lokasi.

"Jadi tidak ada di situ tindakan persekusi. Di situ terjadi kegiatan musyawarah terkait dengan pernyataan Ibu Eni ini yang ditentang oleh kelompok ibu-ibu yang lain," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan saat dihubungi, Selasa (5/7/2022).

Rumah Eni didatangi oleh sekelompok ibu-ibu pada Senin (4/7), sekitar pukul 13.00 WIB. Zulpan menegaskan kedatangan warga yang protes tersebut pun ikut didampingi pihak kepolisian.

"Langkah dari kepolisian tentunya memberikan perlindungan kepada semua warga masyarakat. Dalam kesempatan itu pun sebenarnya sudah ada pendampingan oleh Babinkamtibmas dan Babinsa di situ untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.

Menurut Zulpan, kedatangan kelompok ibu-ibu ke rumah Eni buntut pernyataan Eni di media sosial yang ditentang kelompok ibu-ibu. Namun Zulpan enggan membeberkan pernyataan yang dikeluarkan Eni hingga menciptakan polemik tersebut.

Dia menyebut kedua pihak lalu dipertemukan di kediaman Eni untuk dilakukan mediasi. Eni pun telah menyampaikan permintaan maaf.

"Dalam musyawarah itu, Ibu Eni ini juga menyatakan permohonan maaf terhadap kelompok ibu-ibu itu," tutur Zulpan.

Zulpan pun memastikan tidak ada perusakan yang dilakukan kelompok ibu-ibu di kediaman Eni. Pihaknya pun belum menerima adanya laporan dugaan persekusi yang menimpa Eni.

"Jadi memang ada kelompok ibu-ibulah, memang tidak seperti apa yang muncul di medsos, (disebut) digeruduk. Jadi ada ibu-ibu yang menentang dan di situ aparat juga hadir dan tidak terjadi perusakan, tidak terjadi pemukulan, tidak terjadi banting-banting barang, tidak ada. Mereka hanya berdiskusi dan musyawarah," jelas Zulpan.

"Jadi kita tidak menerima laporan adanya Ibu Eni dikecam, dipersekusi itu kita tidak terima. Kalau ada kita akan tindak lanjuti," tambahnya.

Saksikan Video 'Heboh Guru di Depok 'Digeruduk' Usai Singgung HRS dan Holywings':

[Gambas:Video 20detik]




Simak selengkapnya pada halaman berikutnya.

Viral di Media Sosial, Singgung Sosok Habib Rizieq

Kasus ini pun viral di media sosial. Sebuah unggahan viral memuat adanya sejumlah emak-emak mendatangi rumah seorang warga. Rumah yang didatangi itu disebut merupakan rumah seorang ibu guru yang berlokasi di Sawangan, Depok.

Dalam video viral itu memuat percakapan emak-emak di rumah guru tersebut. Ada nama Habib Rizieq Shihab yang terlontar.

"Kenapa ibu yang kena sasaran Habib Rizieq, nggak nyambung, Bu. Kita datang ke sini karena Holywings telah melecehkan, menistakan nabi Muhammad. Saya sebagai umatnya tidak terima," kata emak-emak seperti dilihat di video viral, Selasa (5/7).

Emak-emak itu terus berargumen. Dia seolah-olah tidak terima adanya warga yang mengaitkan Rizieq Shihab di kasus penistaan agama yang sempat dilakukan manajemen Holywings.

"Mungkin karena Habib Rizieq nggak dapat upeti? Bukan, Bu, karena kita cinta Rasulullah, kita ingin dapat syaratnya. Kenapa ibu, Habib Rizieq yang ibu bawa-bawa?," protes emak-emak tersebut.

Unggahan viral itu juga memuat sejumlah tangkapan layar berisi komentar sejumlah warganet. Salah satu komentar itu diduga berasal dari ibu guru yang rumahnya digeruduk warga.

Ibu guru itu menyebut nama Rizieq Shihab dan kata upeti hingga diskotek. Namun, belum jelas konteks isi cuitan guru tersebut.

"Soalnya si Rizieq sudah tidak terima upeti lagi dari diskotek itu," bunyi cuitan guru tersebut. Ejaan cuitan itu telah disesuaikan.

(ygs/lir)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT