ADVERTISEMENT

Warga Menolak, Pemkot Depok Tunda Penertiban PKL Pasar Kemiri Muka

Dwi Rahmawati - detikNews
Selasa, 05 Jul 2022 16:06 WIB
Suasana para PKL di Pasar Kemiri Muka Depok (Dwi-detikcom)
Suasana para PKL di Pasar Kemiri Muka Depok (Dwi/detikcom)
Depok -

Satpol PP Kota Depok menunda penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Pasar Kemiri Muka. Penertiban ditunda meski pihak Satpol PP sudah memberi tiga kali surat peringatan ke para PKL.

"Tapi memang sepertinya tidak bisa melakukan eksekusi hari ini, karena tadi warga masih tetap berharap pada mediasi. Karena sebagian warga yang merasa belum siap dengan keputusan ini sehingga kita akan coba komunikasi lagi, mediasi lagi," kata Sekda Kota Depok, Supian Suri, di Pasar Kemiri Muka, Selasa (5/7/3022).

Supian mengatakan pihaknya akan melakukan negosiasi dengan para PKL di sekitar jalan Pasar Kemiri Muka. Meski ditunda, Supian menyebut sebagian pedagang sudah bersedia untuk membongkar lapak.

"Sempat ada diskusi kita mau tertibin yang dalam bahasanya, harusnya dari depan dulu. Tapi ya sudahlah, kita pending prosesnya," ucap Supian.

"Tapi barusan berdiskusi lagi dengan sebagian warga yang wilayahnya di luar atau di jalan menuju sini. Mereka bersedia mundur sehingga berjualan pada titik atau tanah yang mereka miliki tidak menggunakan bahu jalan menuju Pasar Kemiri," sambungnya.

Kasatpol PP Kota Depok Lienda Ratnanurdianny mengatakan ada 200 sampai 400 lapak pedagang yang ditertibkan. Jumlahnya berbeda, tergantung waktu PKL berjualan.

"Memang salah satu yang kita dapatkan informasi ini memang antara 200 sampai 400 gitu ya. Kondisinya berbeda, dengan pagi dan siang.Karena kan ada yang benar-benar kaki lima, ada yang bener-bener buka lapak," kata Lienda.

Menurut Lienda, PKL di jalan sejajar rel dan di atas drainase akan dipindah ke dalam Pasar Kemiri Muka. Dia menyebut bagian dalam pasar juga akan dirapikan.

"Kita upayakan dan dipelajari juga yah, pedagang kita upayakan di masukkan ke Pasar Kemiri Muka sehingga tertib para pedagang tidak menghalangi akses masuk. Kan mobil yang besar itu pun jadi susah masuk. Selain itu juga pemberdayaan Pasar Kemiri Muka," ucap Lienda.

Simak juga '3 Ustaz & 1 Santri Ponpes Depok Berpotensi Jadi Tersangka Pencabulan':

[Gambas:Video 20detik]

(haf/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT