ADVERTISEMENT

6 Fakta Box Girder Kereta Cepat Sempat Diviralkan 'Becakayu Amblas'

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 15 Jun 2022 07:04 WIB
Penampakan box girder kereta cepat yang diviralkan Tol Becakayu ambruk.
Pemasangan box girder di atas Jembatan Antelope yang kemudian diviralkan bahwa sekarang udah jadi juragan. (Foto: dok. Istimewa)


5) Rekayasa Pengalihan Lalu Lintas

Secara paralel, pembangunan jembatan baru pengganti Jembatan Antilope sedang berprogres dan ditargetkan selesai pada 10 Agustus 2022. Setelah selesai, jembatan eksisting akan dibongkar dan arus lalu lintas sepenuhnya dialihkan ke jembatan baru.

"Sebagai bentuk pengalihan arus lalu lintas, pengguna jalan atau pengendara bisa memanfaatkan jembatan Kodam Baru yang dibangun oleh PT KCIC dan sudah dioperasikan sejak tanggal 29 Mei 2022," ujar Corporate Secretary PT KCIC Rahadian Ratry dalam keterangan persnya, Selasa (14/6).

Berikut ini pengaturan lalu lintas di sekitar Jembatan Antilope :

a. Kendaraan dari arah Jalan Kemang Raya menuju Jalan Kalimalang dialihkan menuju Overpass Kodam/Overpass Kapin.
b. Kendaraan dari arah Jalan Kalimalang yang akan menuju Jalan Kemang Raya dialihkan menuju Overpass Kodam/Overpass Kapin.
c. Kendaraan dari arah Jalan Curug yang akan menuju Jalan Kemang Raya bisa dialihkan menuju Overpass Kodam/Overpass Kapin.
d. Kendaraan dari arah Jalan Kemang Raya yang akan menuju Jalan Curug Raya dialihkan menuju Overpass Kodam/Overpass Kapin.
e. Kendaraan dari Jalan Anugerah yang akan menuju Jalan Kalimalang bisa melalui Jembatan Jatiwaringin atau Overpass Kodam.

6) Pemotor Rata-rata Menunduk-Mobil Nyaris Tersangkut


detikcom memantau situasi lalu lintas di lokasi pada Selasa (14/6) kemarin. Lalu lintas di Jembatan Antilope ramai dilalui kendaraan roda dua, namun, hanya motor dan mobil kecil yang bisa melintas di lokasi.

Rata-rata pengendara motor menundukkan kepalanya saat melintas di bawah box girder yang melintang di atas Jembatan Antilope. Portal dengan rambu batas ketinggian maksimum 1,7 meter terpasang di lokasi.

Kondisi lalin lintas di lokasi tersendat lantaran kendaraan roda 4 yang masuk ke jembatan dengan hati-hati. Bahkan pengendara mobil jenis Xenia terlihat ragu-ragu saat akan melintas di Jembatan Antilope.

"Bisa, Pak, bisa, terus... terus... terus...," kata warga meyakinkan pengemudi Xenia bisa lewat di lokasi.

Sementara itu, mobil boks dari arah Jatibening harus memutar balik karena ketinggiannya tak mencukupi standar. Warga di sekitar juga terlihat memadati lokasi hanya untuk melihat-lihat.

CEO PT Asri Karya Lestari, Sudjatmiko, yang merupakan kontraktor pembuatan duplikat jembatan, terlihat meninjau lokasi. Ia memastikan petugas akan memantau lokasi 24 jam dengan dibagi per 3 shift.

"Sebelum jembatan dikasih rambu, dari jauh ada pembatasan kendaraan dari tingginya. Nah, memang karakter kita itu kalau kita ada portal, walaupun kita di dalam mobil kita tetap nunduk. Pada malam hari pun kita kasih penerangan di portal. Harus kita jaga sekuriti dan petugasnya 3 shift 24 jam tidak pernah berhenti," ungkap Sudjatmiko saat ditemui di lokasi.


(mea/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT