ADVERTISEMENT

Viral Video Dinarasikan Tol Becakayu Amblas, Ini Faktanya

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Selasa, 14 Jun 2022 12:32 WIB
Tangkapan layar video viral yang dinarasikan Tol Becakayu ambruk.
Tangkapan layar video viral yang dinarasikan 'Tol Becakayu ambruk'. (Foto: dok. Istimewa)
Bekasi -

Sebuah video dinarasikan Tol Becakayu Kalimalang, Bekasi, amblas, viral di media sosial. Video tersebut disebarkan dengan narasi 'Ruas Tol Becakayu rusak/turun, sarannya hindari dulu arah Kalimalang'. Faktanya, itu bukan beton jalan Tol Becakayu, melainkan box girder jalur kereta cepat di atas Jembatan Antilope, Curug, Jatiasih, Kota Bekasi.

Dalam video tersebut terlihat beton melintang di atas jembatan. Box girder tersebut membuat kendaraan roda empat tidak bisa melintas di kedua arah karena ketinggianya hanya 1,7 meter.

"Udah turun ya, ini dalam proses nih. Mobil Innova yang terbaru nggak bisa lewat, kalau Avanza masih bisa," ujar perekam dalam video tersebut.

Dalam video tersebut terlihat sejumlah pekerja berada di lokasi tersebut. Kepala para pekerja hampir mengenai box girder.

Sejumlah motor masih bisa melintas di lokasi. Sementara tidak terlihat ada pengamanan polisi maupun Dishub di lokasi tersebut.

Penjelasan Bina Marga Bekasi


Kepala Bidang Bina Marga Kota Bekasi, Idi Susanto, menjelaskan box girder tersebut merupakan bagian dari proyek KCIC. Pekerjaan tersebut berada di atas Jembatan Antelpoe.

"Jadi gini, itu kan Jembatan Antelope ya, nah itu kena pekerjaan KCIC. Jembatan nantinya udah nggak bisa dipakai soalnya tingginya tinggal 1,7 meter. Terus sebenarnya kita dari Pemkot dan KCIC pekerjaan di lokasi situ nunggu jembatan penggantinya selesai dulu. Nah, jembatan pengganti selesai di akhir Juli," jelas Idi saat dihubungi detikcom, Selasa (14/6/2022).

Idi menyampaikan pihaknya sebetulnya menginginkan pengerjaan box girder kereta cepat dilakukan setelah jembatan penggantinya selesai.

"Sebenarnya kami dari Pemkot sama warga nggak mau kalau itu belum selesai, nggak boleh kerja di situ. Akhirnya kita sama warga rapat, akhirnya warga setuju, ya udah, paralel," katanya.

Idi mengatakan Jembatan Antelope masih dibuka hanya untuk pengalihan sementara. Namun, menurutnya, dibukanya akses Jembatan Antelope itu dengan penjagaan ketat.

"Buat pengalihan sementara biar nggak terlalu macet ya. Yang masih bisa lewat ya lewat, tapi dijaga ketat," tuturnya.

Simak juga 'Hujan Berpotensi Turun di Sebagian Besar Wilayah Indonesia, Cek Info Selengkapnya!':

[Gambas:Video 20detik]



(mea/hri)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT