ADVERTISEMENT

TNI Tembak 2 Orang di Manokwari, Legislator Soroti Penggunaan Senpi

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 07 Jun 2022 08:23 WIB
Wasekjen Golkar Dave Laksono
Dave Laksono (Foto: tim detikcom)
Jakarta -

Oknum TNI AD, Sertu AFJ, menembak 2 orang di acara resepsi pernikahan di Manokwari, Papua Barat. Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Golkar Dave Laksono meminta proses hukum dilakukan secara transparan.

"Tentunya kita meminta agar proses hukum berjalan secara transparan, sehingga akar persoalan ini dapat ditemukan," kata Dave kepada wartawan, Senin (6/6/2022).

Dave berharap pengawasan terhadap penggunaan senjata api (senpi) di TNI ditingkatkan. Dia juga mempertanyakan TNI membawa senjata api saat menghadiri pesta pernikahan.

"Dan juga perlu peningkatan akan pengawasan penggunaan senpi oleh personel TNI. Mengapa tersangka bisa membawa pistol ketika sedang tidak bertugas, dan pistol dalam keadaan amunisi penuh," tutur dia.

Oknum TNI Tembak 2 Orang

Oknum prajurit TNI AD, Sertu AFJ, ditangkap setelah menembak dua orang di acara resepsi pernikahan di Kampung Aimasi, Distrik Prafi, Manokwari, Papua Barat. Dua korban ialah adik iparnya, RIB, dan anggota TNI AD, B.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen TNI Tatang Subarna, mengatakan insiden tersebut terjadi pada Sabtu (4/6/2022). Tatang mengatakan penembakan diduga dipicu saling senggol saat dangdutan yang digelar usai resepsi.

"Korban RIB meninggal dunia di Puskesmas Prafi akibat luka tembak di bagian dada kiri. Sementara Sertu B yang mengalami luka tembak di bagian perut sebelah kiri, saat ini masih dalam perawatan di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Manokwari," kata Tatang kepada wartawan, Senin (6/6).

Tatang mengatakan Polisi Militer Kodam Kasuari telah bertindak dan menangkap AFJ. Saat ini, Sertu AFJ sedang menjalani proses hukum.

"Terduga pelaku saat ini sedang menjalani proses hukum di Pomdam Kasuari. Pemeriksaan awal sudah dilakukan terhadap yang bersangkutan dan beberapa saksi," ujarnya.

Simak juga 'Baleg Setujui Harmonisasi RUU Pembentukan Provinsi Papua Barat Daya':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/dwia)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT