detikcom Do Your Magic

Dishub DKI Beraksi Halau Pemotor yang Menginvasi Trotoar Metropole

Mulia Budi - detikNews
Jumat, 27 Mei 2022 17:52 WIB
Petugas Dishub DKI menghalau pemotor bandel di trotoar sekitar Metropole, Jakarta Pusat. (Mulia Budi/detikcom)
Petugas Dishub DKI menghalau pemotor bandel di trotoar sekitar Metropole, Jakarta Pusat. (Mulia Budi/detikcom)
Jakarta -

Trotoar di Jl Pegangsaan kawasan Metropole, Jakarta Pusat dijaga personel Dinas Perhubungan (Dishub) DKI, sore ini. Hal itu dilakukan lantaran banyaknya pengemudi sepeda motor yang melintas di trotoar tersebut.

Pantauan detikcom di trotoar Metropole Jakarta Pusat, Rabu (27/5/2022) pukul 17.15 WIB, tampak dua personel Dishub berjaga di lokasi. Ada yang mengatur lalu lintas tepat di samping lampu merah, ada pula yang berdiri di tengah trotoar untuk menghalau pemotor bandel.

Terlihat personel Dishub memberhentikan pemotor yang hendak naik ke atas trotoar. Pemotor itu pun dipaksa putar balik agar tak melintas di trotoar.

"Mas, yang bener dong lewatnya," kata salah satu personel Dishub sambil meminta pemotor yang menaiki trotoar untuk putar balik.

Lantaran dijaga oleh personel Dishub DKI, saat ini tidak terlihat pengemudi sepeda motor lalu lalang di atas trotoar Metropole. Trotoar hanya dilewati oleh para pejalan kaki sore ini.

Komandan Regu (Danru) Dishub Kecamatan Menteng, Arifin, mengatakan pihaknya datang ke lokasi untuk menertibkan pemotor yang melintasi trotoar. Mereka juga mengatur lalu lintas yang macet di sekitar lampu merah.

Petugas Dishub DKI menghalau pemotor bandel di trotoar sekitar Metropole, Jakarta Pusat. (Mulia Budi/detikcom)Petugas Dishub DKI menghalau pemotor bandel di trotoar sekitar Metropole, Jakarta Pusat. (Mulia Budi/detikcom)
Petugas Dishub DKI menghalau pemotor bandel di trotoar sekitar Metropole, Jakarta Pusat. (Mulia Budi/detikcom)Petugas Dishub DKI menghalau pemotor bandel di trotoar sekitar Metropole, Jakarta Pusat. (Mulia Budi/detikcom)

"Kegiatan seperti biasa rutin kita menghalau motor-motor yang naik di atas trotoar," kata Arifin di lampu merah dekat trotoar kawasan Metropole, Jakarta Pusat.

Arifin mengatakan pihaknya juga menghalau pemotor yang melawan arus. Dia mengaku sempat memutarbalikan sejumlah pemotor yang ingin melawan arus.

"Lanjut yang mengarah melawan arus lah dari seberang, pengaturan lalu lintas lah biar nggak begitu crowded," ujarnya.

Dia mengatakan dirinya tiba di trotoar Metropole bersama dua personel Dishub lainnya pada pukul 15.30 WIB. Mereka pun saling membagi tugas siapa yang harus berjaga dan bergantian istirahat.

"Jadi intinya anggota saya itu tiga personel termasuk saya ya, jadi kita bergantian lah, dua, satu istirahat. Jadi dua naik satu istirahat. Dari jam 15.30 WIB sampai jam 16.00 WIB," tuturnya.

Trotoar Metropole Jakpus Bakal Dipasang Portal S

Kepala Sudin Bina Marga Jakarta Pusat Agustio Ruhuseto mengungkap rencana pemasangan portal S di trotoar sekitar Bioskop Metropole, Jakarta Pusat. Portal S diharapkan bisa mencegah pemotor menerabas jalur pedestrian di lokasi, seperti kondisi yang selama ini dikeluhkan pejalan kaki.

Saat dihubungi, Agustio mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait guna merancang pemasangan portal S. Dia pun meminta tenggat guna merealisasikan rencana tersebut.

"Cuma mungkin butuh waktu aja ya. Nanti saya coba koordinasi dengan Dinas untuk nanti bisa dipasang portal S. Itu aja paling," ungkap Agustio saat dihubungi detikcom, Kamis (19/5/2022).

Portal S di depan Mal Kuningan City Jakarta Selatan  telah terpasang kini trotaorpun bebas dari para pemotor.Contoh Portal S di depan Mal Kuningan City Jakarta Selatan telah terpasang kini trotaorpun bebas dari para pemotor. (Agung Pambudhy/detikcom)

Pada dasarnya, kata Agustio, portal S bisa saja dipasang guna menertibkan pemotor. Namun, pihaknya tak bisa langsung mendirikan tiang itu di trotoar Jl Pegangsaan dekat Metropole karena belum mengantongi izin dari Dinas terkait.

"Basic-nya sih ya portal S bisa saja dipasang. Cuma kan masalahnya ini sekarang saya perlu berkoordinasi dengan pihak terkait untuk kapan dipasangkannya gitu kan," ujar Agustio.

Untuk sementara waktu, Agustio mengharapkan kesadaran pemotor dalam berkendara. Pemotor diminta mengerti akan fungsi trotoar.

(dnu/dnu)