Alasan Pengunjung Ogah Reservasi Online Tiket Ancol: Ribet-Sulit Akses

ADVERTISEMENT

Alasan Pengunjung Ogah Reservasi Online Tiket Ancol: Ribet-Sulit Akses

Wildan Noviansyah - detikNews
Rabu, 04 Mei 2022 11:32 WIB
Pengunjung Ancol di libur Lebaran hari ini (Wildan/detikcom)
Foto: Pengunjung Ancol di libur Lebaran hari ini (Wildan/detikcom)
Jakarta -

Ratusan calon pengunjung Ancol, Jakarta Utara diputarbalikkan imbas tidak melakukan reservasi tiket online terlebih dahulu. Mereka kemudian diarahkan ke Balai Samudera untuk melakukan reservasi.

Beragam alasan menjadi penyebab pengunjung ogah memesan tiket secara online sebelumnya. Mulai dari sulitnya akses ketika memesan hingga proses yang dinilai rumit.

"Semalam udah, tapi nggak dapet-dapet, loading terus. (Booking) untuk lima orang, akhirnya nggak bisa dan langsung ke sini saja," kata Puji Lestari (28), pengunjung asal Cilincing, saat ditemui di pusat informasi reservasi tiket Ancol di Balai Samudera, Rabu (4/5/2022).

Puji mengatakan sempat mencoba memesan tiket dengan ponsel lain. Namun, masih tetap kesulitan mengaksesnya.

"Dari kemarin sore udah dicoba. Kok nggak bisa-bisa, coba deh malam barang kali loading-nya cepet, tapi tetep. Sampai gonta-ganti HP. Kata dia (petugas) jaringannya kepenuhan," ujarnya.

Santosa (45), warga Cikarang, juga belum melakukan pemesanan tiket. Bahkan, dia belum mengetahui kebijakan soal reservasi tiket secara online.

Rencananya dia akan berkunjung ke pantai Ancol bersama keluarganya. Namun, ketika ingin masuk, mereka disetop dan diarahkan ke pusat informasi reservasi karena belum memiliki tiket.

"Tadi ada yang ngarahin satpam suruh beki tiket online, sebelum masuk ke sini. Iya belum tahu (reservasi tiket," tuturnya.

Santosa merasa kebijakan ini terlalu rumit untuknya yang tidak mengerti soal teknologi. Dia lebih memilih pembelian tiket secara konvensional tanpa harus melakukan reservasi terlebih dahulu.

"Kalau menurut saya agak ribet, soalnya kita orang jaman baheula beda sama anak-anak jaman now, kadang kadang anak jaman now juga susah apalagi kita. Makanya kita agak kesulitan untuk masuk gak kayak dulu," kata dia.

Dia berharap ada kebijakan dari pengelola Acol yang bisa memberikan kemudahan kepada warga sepertinya.

"Mungkin buat anak anak jaman sekarang lebih nyaman. Kalau kita orang tua jaman dulu ya begitu, pengennya langsung tiket langsung masuk," pungkasnya.

Reservasi Tiket Online

Sebelumnya, puluhan ribu orang mengunjungi tempat wisata Ancol, Jakarta Utara Utara (Jakut) di hari kedua Lebaran. 40 persen lebih di antaranya tidak mengetahui tiket dijual secara online sehingga tidak bisa masuk area Ancol.

"Terakhir itu kalau jam 5 (sore) di 66 ribu (pengunjung). Masih banyak pengunjung yang membutuhkan bantuan untuk melakukan pembelian tiket secara online. Mungkin sekitar 30 sampai 40 persen," kata Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Ariyadi Eko Nugroho saat dihubungi, Selasa (3/5).

Eko mengaku sistem pembelian tiket secara online tersebut sudah diterapkan sejak 2020 silam. Namun hingga kini masih banyak masyarakat yang belum mengetahui sistem tersebut.

"Memang untuk mengenai sistem tiket online itu memang sudah kami jalankan sejak pandemi sejak 2020 kami buka kembali, sudah kami jalankan dan kami sudah sosialisasikan juga melalui medsos terutama media massa," kata dia.

"Kami terus sosialisasikan hal tersebut, dan saat ini kami juga masih memiliki pusat reservasi online. Di sana terdapat tim reservasi yang akan membantu pengunjung yang belum pernah membeli tiket secara online akan dibantu di sana," sambungnya.

(ygs/ygs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT