ADVERTISEMENT

Jadi Tumpuan Keluarga Bikin PPSU Perekayasa Begal Lepas dari Jerat Pidana

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 01 Mei 2022 04:07 WIB
Petugas PPSU Kelurahan Mangga Dua Selatan, Ray Prama Abdulla (28), korban begal di Jakpus
Petugas PPSU Kelurahan Mangga Dua Selatan, Ray Prama Abdulla (28). (Foto: Anggi/detikcom)


Petugas PPSU Bohong Terancam Dipecat

Petugas PPSU, Ray Prama lepas dari ancaman pidana. Namun, ia terancam dipecat sebagai PPSU karena kebohongannya merekayasa kasus begal.

"Iya (akan dipecat) nantinya apabila dari hasil laporan berita acaranya terbukti bersalah," kata Lurah Mangga Dua Selatan, Agata Bayu Putra saat dihubungi, Jumat (29/4/2022).

Agata mengatakan akan menindak tegas jika Ray terbukti bersalah. Dia menyebut pihaknya akan memanggil Ray untuk dimintai keterangan.

"Kami akan berkoordinasi dengan jajaran kelurahan dan akan melakukan panggilan terhadap yang bersangkutan untuk dimintai keterangan terkait berita viral yang beredar," katanya.

"Dan kami akan menindak tegas sesuai dengan sanksi yang mengacu kepada Pergub 125 tahun 2019," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, Ray mengaku telah menjadi korban begal di depan RS Husada, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (27/4) dini hari. Uang tunjangan hari raya (THR) sebesar Rp 4,4 juta yang baru diambilnya dari ATM raib dibawa para pelaku.

Belakangan terungkap ternyata Ray tidak pernah dibegal. Dia mengaku merekayasa kasus begal karena takut dimarahi istri lantaran uang THR habis untuk main judi slot.


(mea/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT