ADVERTISEMENT

Panjang Urusan Oknum Polisi Gegara Peras Pelanggar Lalin di Jalanan

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 26 Apr 2022 06:02 WIB
Poster
Ilustrasi pungli (Edi Wahyono/detikcom)


Bripka SAS Direkomendasikan Dipecat

Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan Bripka SAS melanggar kode etik Polri. Bripka SAS dipastikan akan ditindak tegas.

"Pasal yang di langgar, Pasal 3 huruf C , pasal 6 huruf F, pasal 6 huruf W, Perkap Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri," kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/4/2022).

Dalam Perkap tersebut menyatakan bahwa setiap anggota polri dilarang menyalahgunakan wewenang dan wajib menjunjung tinggi kehormatan dan martabat pemerintah dan polri. SAS direkomendasikan dipecat.

"Dalam waktu dekat segera akan dilakukan persidangan kode etik Polri dengan Ancaman sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (Pemecatan)," tegas Susatyo.

Senada, Wakapolresta Bogor Kota AKBP Ferdy Irawan mengatakan Bripka SAS segera disidang oleh komisi kode etik Polri.

"Kita akan ajukan sidang ke komisi kode etik Polri, ancaman hukumannya sampai yang terberat adalah usulan PTDH," tutur Ferdy.


Polresta Bogor Kota Akan Meminta Maaf ke Korban


Polresta Bogor Kota akan memanggil pemotor berinisial AD yang sempat dimintai uang sebesar Rp 2,2 juta oleh Bripka SAS hanya gara-gara motor yang dikendarainya tidak berspion. Polresta Bogor Kota akan memintai keterangan AD sekaligus menyampaikan permintaan maaf secara langsung.

"Saat sekarang ini Propam Polresta Bogor Kota akan berusaha menghubungi korban Ade dan saudaranya yang mengirimkan uang untuk kita ambil keterangan, sekaligus juga menyampaikan permohonan maaf," kata Ferdy kepada wartawan, Senin (25/4/2022).

Ferdy menambahkan, pemanggilan terhadap AD dan saudaranya juga dilakukan untuk dimintai keterangan guna menindaklanjuti proses hukum terhadap Bripka SAS.

"Serta menjelaskan bahwa terhadap laporan yang mereka sampaikan melalui media sosial sudah langsung ditindaklanjuti oleh Polresta Bogor," tambahnya.


(mea/mea)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT