ADVERTISEMENT

detik's Advocate

Ruko Nenek 'Diserobot', Bagaimana Langkah Hukum Mendapatkan Lagi?

Andi Saputra - detikNews
Selasa, 05 Apr 2022 10:24 WIB
ilustrasi hukum
Ilustrasi (Foto: Dok.detikcom)

Langkah Hukum

Atas permasalahan yang dihadapi Ibu Lisa, maka dapat melakukan upaya hukum:
1. Gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) untuk membatalkan sertifikat atas nama HB.
2. Gugatan perdata ke Pengadilan Negeri untuk memerintahkan A agar keluar dari rumah/ruko.
3. Membuat laporan ke kepolisian terkait perbuatan curang seperti penyerobotan tanah dapat diancam dengan hukuman pidana penjara maksimal empat tahun. Pasal 385 terdiri dari 6 ayat ini mendefinisikan secara jelas akan tindakan kejahatan tersebut. Segala bentuk kejahatan yang terdapat dalam pasal 385 ini disebut dengan kejahatan Stellionnaat, yang mana merupakan aksi penggelapan hak atas harta yang tak bergerak milik orang lain, seperti tanah, sawah, kebun, gedung, dan lain-lain.
4. Bila benar, si peminjam adalah orang yang berpengaruh di bank, di kepolisan, di kejaksaan dan di pengadilan, maka Ibu Lisa bisa melaporkan dengan mengirim surat ke pimpinan bank, Ombudsman, Komisi Kepolisian, Komisi Kejaksaan, Badan Pengawas Mahkamah Agung (MA), Komnas HAM, Menko Polhukam hingga Presiden RI.

Kami menyarankan menghubungi pengacara/advokat terdekat untuk lebih detail dalam melakukan pendampingan hukum acara di pengadilan. Nantinya hakim yang akan menilai dan mengadili atas permasalahan ibu Lisa. Selain itu, juga bisa dilakukan upaya nonlitigasi dengan bantuan advokat tersebut.

Semoga masalah Ibu Lisa segera bisa diselesaikan.

Terima kasih

Tim Pengasuh detik's Advocate

Tentang detik's Advocate

detik's Advocate adalah rubrik di detikcom berupa tanya-jawab dan konsultasi hukum dari pembaca detikcom. Semua pertanyaan akan dijawab dan dikupas tuntas oleh para pakar di bidangnya.

Pembaca boleh bertanya semua hal tentang hukum, baik masalah pidana, perdata, keluarga, hubungan dengan kekasih, UU Informasi dan Teknologi Elektronik (ITE), hukum merekam hubungan badan (UU Pornografi), hukum waris, perlindungan konsumen dan lain-lain.

Identitas penanya bisa ditulis terang atau disamarkan, disesuaikan dengan keinginan pembaca. Seluruh identitas penanya kami jamin akan dirahasiakan.

Pertanyaan dan masalah hukum/pertanyaan seputar hukum di atas, bisa dikirim ke kami ya di email: redaksi@detik.com dan di-cc ke-email: andi.saputra@detik.com

Semua jawaban di rubrik ini bersifat informatif belaka dan bukan bagian dari legal opinion yang bisa dijadikan alat bukti di pengadilan serta tidak bisa digugat.


(asp/lir)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT