ADVERTISEMENT

Saya Dituntut Ganti Rugi Biaya Training oleh Eks Majikan, Bagaimana Hukumnya?

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 18 Mar 2022 08:03 WIB
Foto: Zaid Shibghatallah, S.H
Zaid Shibghatallah (dok.pri)

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....
Salam Sejahtera

Untuk dan dapat mengerti permasalahan hukum yang sedang saudara alami secara menyeluruh sebenarnya harus melihat isi dari pada kontrak kerja. Namun saudara tidak menyebutkan secara menyeluruh apa isi kontrak kerja tersebut.

Akan tetapi, menitikberatkan kepada pertanyaan saudara tentang apakah pelatihan kerja yang saudara peroleh dan lupa penerapan ilmunya setelah 2,5 tahun diberhentikan kerja bisa disebut telah menipu dan bisakah dituntut secara perdata ?

Memahami tentang penipuan, hal tersebut telah diatur dalam pasal 378 KUHP. Yang mana harus terpenuhi unsur pidananya sebagai berikut :

1. Dengan maksud untuk menguntungkan diri secara melawan hukum ;
2. Menggerakkan orang untuk menyerahkan barang sesuatu ;Dengan menggunakan salah satu upaya penipuan (dengan memakai nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat, ataupun rangkaian kebohongan).

Kembali kepada pertanyaan saudara, apakah perbuatan saudara telah dianggap sebagai penipuan?

Hemat penulis berdasarkan uraian kronologis yang saudara sampaikan, jawabannya adalah tidak. Mengapa? karena hubungan hukum antara saudara sebagai pekerja dan PT X sebagai pemberi kerja didasari oleh kontrak kerja yang melahirkan perikatan timbal balik.

Sehingga apabila saudara tidak melaksanakan prestasi (kewajiban), tindakan tersebut bukanlah merupakan suatu tindak pidana. Kecuali dalam perjanjian kerja tersebut saudara memuat rangkaian kebohongan, misalnya dengan tipu muslihat memalsukan identitas dan atau jabatan palsu. Maka perbuatan saudara telah memenuhi unsur penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP.

Selanjutnya apakah saudara bisa dituntut secara perdata? Pada dasarnya bisa saja, menurut Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata yakni:

Tiap perbuatan yang melanggar hukum dan membawa kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang yang menimbulkan kerugian itu karena kesalahannya untuk menggantikan kerugian tersebut.

Sedangkan apa yang terjadi pada peristiwa hukum yang sedang saudara alami, kelalaian akan penerapan ilmu yang saudara dapat dari pelatihan kerja tersebut di luar tugas dan tanggung jawab saudara lagi karena sudah diberhentikan kerja. Maka hemat kami hal tersebut sudah menjadi bagian dari resiko PT X dalam menjalankan bisnis.

Terakhir, sebagai tambahan. Penulis sampaikan kepada saudara penanya agar kritis dalam menyikapi sebuah peristiwa, jika saudara merasa ada hak-hak saudara yang dilanggar. Maka, sudah sepatutnya saudara menempuh upaya hukum sebagaimana telah dijamin hak saudara di dalam pasal 28 huruf (d) UUD 1945 jo Pasal 6 ayat (1) huruf (c) SK KMA-RI No.144/KMA/SK/VIII/2007.

Demikian jawaban yang dapat kami sampaikan, semoga berguna.

Terima kasih.

Zaid Shibghatallah, S.H.
Jawaban disampaikan oleh Advokat Alumni Fakultas Hukum Unsoed dalam rangka pelaksanaan program kerja dari Departemen Advokasi dan Bantuan Hukum, Keluarga Alumni Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman (KAFH Unsoed)



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT