ADVERTISEMENT

detik's Advocate

Istri Meninggal Tinggalkan Utang, Kok Saya yang Ditagih untuk Melunasinya?

Andi Saputra - detikNews
Rabu, 16 Feb 2022 08:36 WIB
pinjam online
Ilustrasi (Fauzan Kamil/Infografis detikcom)
Jakarta -

Dalam hukum waris, orang meninggal dunia meninggalkan harta warisan, termasuk juga utang. Lalu siapa yang melunasi utang itu?

Hal itu menjadi pertanyaan pembaca detik's Advocate. Yaitu istri meninggal dunia dan meninggalkan utang. Apakah sebagai suami, saya harus melunasinya? Berikut pertanyaan lengkapnya yang dikirim ke email: redaksi@detik.com dan di-cc ke andi.saputra@detik.com :

Halo detikcom
Saya mau tanya

Istri saya yang utang kok saya yang ditagih, padahal istri saya sudah meninggal. Bagaimana secara hukum?

JAWABAN:

Pada dasarnya setiap tindakan hukum dalam suatu perkawinan, khususnya terkait harta bersama, yang dilakukan suami atau istri harus memperoleh persetujuan pasangannya. Dalam Pasal 36 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan disebutkan:

Mengenai harta bersama suami atau istri dapat bertindak atas persetujuan kedua belah pihak.

Lihat juga video 'INDEF Beberkan 2 Bahaya Jika Utang Pinjol Ilegal Tak Dibayarkan':

[Gambas:Video 20detik]



Hal tersebut kembali dipertegas dalam Pasal 92 Kompilasi Hukum Islam (KHI) yaitu:

suami atau istri tanpa persetujuan pihak lain tidak diperbolehkan menjual atau memindahkan harta bersama.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT